Tim Tilu Wira SDN Sukahurip Ciamis, Raih Juara 1 Hackathon Tingkat Nasional

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Menjelang akhir tahun 2025, Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim Tilu Wira dari SDN Sukahurip, Kecamatan Cihaurbeuti, berhasil meraih Juara 1 Hackathon Rumah Pendidikan 2025 kategori jenjang SD/sederajat tingkat nasional.
Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui platform belajar.id, ini berlangsung di Jakarta, Senin (15/12/2025).
Bukti Inovasi Guru Daerah Mampu Bersaing Nasional
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. Erwan Darmawan melalui Kepala Bidang Pembinaan SD, Sigit Ginanjar, S.E., M.M., menyebut capaian tersebut sebagai bukti, guru-guru di daerah memiliki kemampuan inovatif yang mampu bersaing di level nasional, khususnya dalam pengembangan pembelajaran digital.
“Prestasi ini membuktikan keterbatasan wilayah bukan penghalang untuk melahirkan inovasi pembelajaran yang berkualitas dan berdaya saing nasional,” katanya, Selasa (16/12/2025).
Ia menjelaskan, Tim Tilu Wira yang berarti tiga pahlawan merepresentasikan semangat kolaborasi tiga orang guru sebagai motor penggerak inovasi pendidikan di sekolah dasar.
Tim tersebut terdiri dari Heris Apriadi sebagai ketua tim, serta Bayu Nanda Ismaya Nurdin dan Yulia Muslimah sebagai anggota.
Berawal dari Keinginan Meningkatkan Kompetensi
Dijelaskan Sigit, keikutsertaan Tim Tilu Wira dalam Hackathon Rumah Pendidikan 2025 dilatarbelakangi oleh keinginan kuat para guru untuk meningkatkan kompetensi profesional melalui proses pelatihan dan kolaborasi yang difasilitasi dalam ekosistem Rumah Pendidikan.
Hackathon ini menjadi ruang aktualisasi ide-ide kreatif pendidik yang lahir dari kebutuhan nyata di kelas,” jelasnya.
Proses kompetisi diawali dengan seleksi proposal berskala nasional. Dari sekitar 1.000 proposal yang masuk, hanya 10 proposal terbaik yang lolos ke tahap final.
“Proses seleksinya sangat kompetitif. Dari ribuan proposal, hanya sepuluh yang dinilai paling inovatif dan aplikatif, dan Tim Tilu Wira berhasil menjadi yang terbaik hingga meraih juara pertama,” ungkapnya.
Game Edukasi Berbasis Puzzle Jadi Kunci Keunggulan
Keunggulan inovasi Tim Tilu Wira terletak pada pengembangan game edukasi berbasis puzzle yang dirancang tidak sekadar sebagai media permainan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran untuk melatih berpikir komputasional secara kontekstual.
Inovasi tersebut mengintegrasikan konsep algoritma, pengenalan pola, serta latihan berulang (drilling) yang dikemas secara menarik, interaktif, dan menyenangkan bagi peserta didik sekolah dasar.
“Inovasi ini mendorong peserta didik belajar secara aktif dan menyenangkan, sekaligus melatih cara berpikir sistematis sejak usia dini,” ujarnya.
Dukungan Sekolah dan Dinas Pendidikan
Menurutnya, diraihnya prestasi tersebut tidak terlepas dari dukungan kepala sekolah, budaya sekolah yang terbuka terhadap inovasi, serta peran aktif Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis dalam mendorong kreativitas dan pengembangan profesional guru.
“Dukungan ini berdampak terhadap meningkatnya motivasi pendidik, penguatan citra sekolah, sekaligus menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Ciamis,” ungkapnya.
Dalam perjalanannya, Tim Tilu Wira juga menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses akibat kondisi geografis sekolah yang berada di wilayah pedalaman. Namun, sinergi antara sekolah, Dinas Pendidikan, dan dukungan Rumah Pendidikan mampu mengatasi kendala tersebut.
Harapan Ke Depan
Salah satu penguatan yang direncanakan adalah menghadirkan peran “komandan bintang” sebagai penggerak motivasi, kolaborasi, dan kepemimpinan peserta didik.
Sigit berharap inovasi yang dikembangkan Tim Tilu Wira dapat terus disempurnakan dan diimplementasikan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.
“Kami berharap, inovasi ini tidak berhenti pada ajang lomba, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik,” harapnya. (FSL)



