lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. PSGC Ciamis harus mengakui keunggulan PSMS Medan setelah kalah 1-2 dalam lanjutan kompetisi Championship Indonesia babak kedelapan di Stadion Galuh, Sabtu (31/10/2026). Sempat tertinggal dua gol pada babak pertama, Laskar Galuh baru mampu memperkecil ketertinggalan melalui penalti pada masa tambahan waktu babak kedua.
PSMS Medan mengamankan kemenangan berkat dua gol Phillerson pada menit ke-23 dan 45+2. Sementara itu, gol balasan PSGC dicetak N’Douassel melalui titik penalti pada menit 90+7. Hasil ini membuat PSGC gagal mengamankan poin di kandang sendiri.
PSGC Ciamis vs PSMS Medan: Phillerson Bawa Tim Tamu Unggul Dua Gol
PSMS Medan membuka keunggulan pada menit ke-23. Phillerson mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan peluang untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
PSGC berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi hingga babak pertama berakhir, mereka belum mampu membalas gol tersebut. Justru PSMS kembali mencetak gol pada menit 45+2. Phillerson kembali membobol gawang PSGC sekaligus mengubah skor menjadi 2-0.
Keunggulan dua gol itu membuat PSMS memasuki ruang ganti dengan posisi lebih nyaman. PSGC menghadapi pekerjaan berat pada babak kedua untuk mengejar ketertinggalan.
Memasuki paruh kedua, PSGC melakukan sejumlah pergantian pemain. Kedua tim juga melakukan penyesuaian komposisi pemain sepanjang pertandingan. Namun, upaya PSGC baru menghasilkan gol ketika laga memasuki masa tambahan waktu.
PSGC Ciamis vs PSMS Medan: Penalti N’Douassel Hadir pada Menit 90+7
Harapan PSGC untuk memperkecil jarak akhirnya terwujud pada menit 90+7. N’Douassel sukses mengeksekusi tendangan penalti dan mengubah kedudukan menjadi 1-2.
Gol tersebut menjadi gol terakhir dalam pertandingan. Hingga peluit akhir dibunyikan, PSGC tidak mampu menyamakan kedudukan. PSMS pun pulang dengan kemenangan 2-1.
Statistik pertandingan memperlihatkan persaingan yang cukup berimbang dalam sejumlah aspek. PSGC mencatat penguasaan bola 53 persen, sedangkan PSMS 47 persen. Kedua tim sama-sama melepaskan 11 tembakan dan menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran.
Perbedaan terlihat pada jumlah tendangan sudut. PSMS memperoleh tujuh sepak pojok, sementara PSGC empat. Tim tamu juga menerima tiga kartu kuning, sedangkan PSGC satu kartu kuning.
Hasil akhir 1-2 membuat PSGC harus menerima kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri. Sementara bagi PSMS, tambahan tiga poin menjadi modal penting dalam persaingan Grup A. Berdasarkan klasemen yang ditampilkan setelah pertandingan, PSMS menempati posisi kedua dengan 17 poin dari delapan pertandingan, sedangkan PSGC berada di urutan kesembilan dengan tujuh poin dari jumlah laga yang sama.
(AA)







