Berkarya dari Hati, Bertumbuh untuk Negeri

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Tiga tahun lalu, di sebuah rumah kecil di pinggiran Balikpapan, Lily Handayani duduk terdiam menatap tumpukan kain perca yang belum sempat ia sulam. Sebagai penyandang disabilitas daksa, ia telah berulang kali mencoba menghidupkan Safina Quilt—usaha kerajinan tangan yang menjadi sumber penghidupan sekaligus pelampiasan kreativitasnya. Tapi keterbatasan fisik dan minimnya pengetahuan digital membuat langkahnya tertatih.

Hari ini, Lily tak lagi hanya memandang kain perca. Ia merangkainya menjadi cerita tentang keteguhan, kemajuan, dan perubahan. Ia adalah satu dari ratusan pelaku usaha rentan yang menjadi bagian dari Community Link #JadiBerkelanjutan—sebuah program pemberdayaan ekonomi dari CIMB Niaga yang tak hanya memberi modal, tapi juga harapan yang berkelanjutan.

70 Tahun dengan Satu Niat yang Tak Berubah

Tahun ini, CIMB Niaga menapaki usia ke-70. Sebuah angka yang tidak sekadar mencerminkan lamanya eksistensi, tapi juga kedalaman dedikasi. Dalam tujuh dekade, bank ini telah menyusun banyak catatan: tentang inovasi, tentang transformasi, dan—yang tak kalah penting—tentang keberpihakan terhadap mereka yang kerap terpinggirkan dari radar pembangunan ekonomi.

Program Community Link #JadiBerkelanjutan adalah perwujudan konkret dari tagline CIMB Niaga: “Work From Heart.” Di balik segala pencapaian dan penghargaan internasional yang diraih, bank ini tetap kembali ke hal-hal mendasar: mendengarkan, menyentuh, dan menemani yang lemah agar ikut tumbuh kuat.

Sejak 2022, lebih dari 690 UMKM rentan—termasuk perempuan dan penyandang disabilitas—telah dijangkau di kawasan Indonesia Timur, dari Kupang hingga Toraja. Di tempat-tempat yang sering dilupakan oleh program-program nasional, CIMB Niaga justru hadir dengan tangan terbuka dan hati yang penuh empati.

Bukan Sekadar Pinjaman, Tapi Juga Pelukan

Ada satu hal yang membedakan program ini dari program CSR bank lainnya: keintiman pendekatannya. Para peserta tak hanya diberi pinjaman modal tanpa bunga, tapi juga pelatihan menyeluruh, pendampingan usaha, dan—yang paling penting—komunitas yang saling mendukung.

Elaine Adelaide Langelo, pemilik “Istana Madu” di Manado, menyebut program ini sebagai “sumbu yang menyalakan kembali api semangatnya.” Dengan pelatihan digital marketing yang ia terima, omzetnya meningkat signifikan, dan kepercayaan dirinya tumbuh seiring meningkatnya pemahaman tentang pemasaran di era digital.

Program ini tidak berhenti saat pelatihan usai. Di Balikpapan, Makassar, dan Manado, terbentuk komunitas UMKM yang berjejaring lintas latar belakang. Di sinilah para peserta belajar bahwa keberlanjutan bukan hanya soal untung-rugi, tapi tentang hubungan antarmanusia—tentang kolaborasi, mentoring, dan saling menjaga nyala.

Melampaui Statistik, Menyentuh Nurani

Mungkin bagi sebagian orang, 150 UMKM penerima pinjaman dan 50 peserta yang dibina intensif per tahun adalah angka yang kecil. Tapi di balik angka itu, ada perubahan yang besar: seorang ibu tunggal yang kini bisa menyekolahkan anaknya, seorang difabel yang kini memimpin workshopnya sendiri, atau seorang pengusaha muda dari Maros yang kini menjadi mentor di komunitasnya.

Tim CSR CIMB Niaga tidak berhenti pada seremonial. Mereka melakukan kunjungan langsung, berbicara dari hati ke hati dengan para pelaku UMKM, dan memantau progres usaha mereka. Pendekatan semacam ini, yang menyatukan kehangatan dan strategi, menjadi alasan mengapa program ini patut mendapat tempat di hati banyak orang.

Keberlanjutan yang Dimulai dari Kepedulian

Dalam perjalanannya, CIMB Niaga tidak berjalan sendiri. Lewat kolaborasi dengan Yayasan BerdayaBareng, program ini memastikan bahwa pelatihan yang diberikan benar-benar relevan dengan kebutuhan pelaku usaha akar rumput. Ini bukan hanya soal transfer knowledge, tetapi juga tentang menumbuhkan rasa percaya diri di tengah kelompok yang selama ini merasa tak terdengar.

Visinya jelas: menciptakan UMKM yang bukan hanya mampu berdiri sendiri, tapi juga menjadi role model inklusi ekonomi regional. Di masa depan, bukan tidak mungkin jika nama-nama seperti Lily dan Elaine akan menjadi inspirasi nasional—mewakili wajah Indonesia yang kuat karena keberagamannya, dan berdaya karena gotong royong.

Saat Hati Menjadi Kompas

Di ulang tahunnya yang ke-70, CIMB Niaga membuktikan bahwa keberhasilan tak harus ditunjukkan dengan gedung menjulang atau grafik keuntungan. Terkadang, keberhasilan justru terpancar dari senyum seorang pengusaha kecil yang kini merasa tak lagi sendiri.

Bekerja dari hati bukanlah slogan kosong. Di tangan CIMB Niaga, ia menjelma menjadi program, menjadi relasi, dan menjadi ekosistem yang mendorong UMKM untuk #JadiBerkelanjutan.

Dan dalam setiap langkah kecil para pelaku UMKM binaan itu, kita melihat cermin wajah Indonesia yang lebih adil—dan lebih manusiawi. (Lintas Priangan/AA)

PRIANGAN TIMUR

Warga Purbaratu Kelola Air Bersih Secara Swadaya, 150 KK Tetap Nikmati Pasokan Saat Musim Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Saat sejumlah wilayah mulai menghadapi ancaman...

Wakil Wali Kota Banjar Bantu Korban Kebakaran, Lansia di Neglasari Terima Bantuan Pascamusibah

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Dua hari setelah rumahnya hangus dilalap...

Ini Alasan Kenapa Langit Papandayan Cocok untuk Festival Layang-Layang Dunia

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Langit Papandayan akan memasuki babak yang tidak...

Cuaca Priangan: Kemarau tapi Hujan, Apa yang Terjadi?

lintas priangan.com, BERITA PRIANGAN. Cuaca Priangan memasuki akhir Juli...

Hujan Meteor Akhir Juli 2026, Bisakah Terlihat dari Wilayah Priangan?

lintas priangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Langit penghujung Juli 2026 menawarkan peristiwa...

JAWA BARAT

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun...

Ribuan Buruh Bekasi Konvoi ke Kemendagri Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Ribuan buruh Bekasi dijadwalkan menggelar konvoi sepeda...

Mengenal Jagawana: Penjaga Sunyi di Tepi Hutan Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Setiap 31 Juli, dunia memperingati Hari Jagawana Sedunia...

Hari Persahabatan: Masih Relevankah Silih Asah, Asih, Asuh?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hari Persahabatan Internasional akan diperingati pada Kamis, 30...

Dago Tea House: Jejak Panjang Panggung Seni Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Nama Dago Tea House kembali bergema sepanjang...

TPPO Mengincar Jabar, Kenali Modusnya

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Menjelang Hari Dunia Menentang Perdagangan Orang pada...

Olahraga

Popular Categories