Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.comBERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun dijadwalkan hadir di Lapang Bola Putra Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/7/2026).

Kehadiran agenda budaya tersebut membawa suasana berbeda ke pesisir selatan Sukabumi. Ujung Genteng tidak hanya dipilih sebagai ruang pertunjukan, tetapi juga dipertemukan dengan pesan besar tentang pentingnya merawat ingatan, tradisi, dan tuntunan hidup warisan leluhur.

Istilah nyuhun buhun sebelumnya mengemuka dalam rangkaian kegiatan budaya di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang. Beragam kesenian, prosesi adat, hingga kegiatan sosial dihadirkan untuk mendekatkan kembali masyarakat dengan akar budayanya.

Kini, semangat itu tiba di Ujung Genteng. Dari tanah pedalaman ke tepian Samudra Hindia, pesan yang dibawa tetap sama: budaya tidak cukup disimpan sebagai kenangan. Ia harus dihidupkan, dipertunjukkan, dan diwariskan.

Dari Lembur Pakuan Menuju Pesisir Sukabumi

Rangkaian Nyuhun Buhun di Lembur Pakuan pada April 2026 sebelumnya diisi dengan Pantun Buhun, Gemyung, prosesi Eling ka Indung, arak-arakan anak sunat, pagelaran wayang golek, dan sunatan massal.

Kegiatan tersebut mempertemukan unsur seni, adat, hiburan rakyat, dan kepedulian sosial dalam satu panggung. Budaya tidak disuguhkan sebagai benda lama yang hanya elok dipandang, melainkan sebagai nilai yang dapat kembali menyentuh kehidupan sehari-hari. Kota Subang mencatat rangkaian itu berlangsung selama empat hari.

Secara harfiah, frasa “nyuhun buhun” mengandung semangat menjunjung dan menghormati nilai-nilai lama yang diwariskan para karuhun. Maknanya bukan mengajak masyarakat berjalan mundur, melainkan mengambil kebajikan masa lalu sebagai bekal menghadapi perubahan zaman.

Semangat tersebut sejalan dengan penjelasan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Iendra Sofyan dalam agenda Milangkala Tatar Sunda. Menurutnya, tradisi baik para leluhur perlu diangkat kembali dan dihubungkan dengan upaya menata Jawa Barat berdasarkan nilai-nilai yang baik. Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Bertemu Tradisi Pesisir Ujung Genteng

Ujung Genteng memiliki lanskap kebudayaan yang khas. Kehidupan masyarakatnya tumbuh bersama laut, aktivitas nelayan, ritual syukur, kesenian tradisional, dan pengetahuan lokal yang diwariskan lintas generasi.

Setiap tahun, masyarakat setempat menggelar Syukuran Hari Nelayan sebagai ungkapan terima kasih atas hasil laut sekaligus permohonan keselamatan. Tradisi itu diisi doa bersama, ritual adat, dan penampilan seni yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sukabumi menyebutnya sebagai bagian dari warisan budaya yang telah mengakar di Ujung Genteng. Disbudpora Kabupaten Sukabumi

Karena itu, kehadiran nyuhun buhun di Ujung Genteng memiliki konteks yang kuat. Pesannya datang ke wilayah yang tradisinya masih berdenyut, bukan sekadar terpampang sebagai hiasan acara.

Di tengah derasnya budaya populer, agenda tersebut dapat menjadi ruang perjumpaan antargenerasi. Orang tua membawa ingatan, para seniman menjaga bahasa tradisi, sedangkan generasi muda mendapat kesempatan mengenal budaya Sunda melalui pengalaman yang lebih dekat dan hidup.

Ujung Genteng hari ini bukan hanya menjadi tempat orang memandang laut. Pesisir selatan Sukabumi itu juga menjadi panggung untuk kembali memandang akar—sebab kemajuan tanpa ingatan mudah kehilangan arah. (NS/AS)

PRIANGAN TIMUR

Wakil Wali Kota Banjar Bantu Korban Kebakaran, Lansia di Neglasari Terima Bantuan Pascamusibah

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Dua hari setelah rumahnya hangus dilalap...

Ini Alasan Kenapa Langit Papandayan Cocok untuk Festival Layang-Layang Dunia

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Langit Papandayan akan memasuki babak yang tidak...

Cuaca Priangan: Kemarau tapi Hujan, Apa yang Terjadi?

lintas priangan.com, BERITA PRIANGAN. Cuaca Priangan memasuki akhir Juli...

Hujan Meteor Akhir Juli 2026, Bisakah Terlihat dari Wilayah Priangan?

lintas priangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Langit penghujung Juli 2026 menawarkan peristiwa...

Waspada Potensi Rob di Pesisir Priangan, Ini Pemicunya

lintas priangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Potensi rob di Pesisir...

JAWA BARAT

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Ribuan Buruh Bekasi Konvoi ke Kemendagri Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Ribuan buruh Bekasi dijadwalkan menggelar konvoi sepeda...

Mengenal Jagawana: Penjaga Sunyi di Tepi Hutan Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Setiap 31 Juli, dunia memperingati Hari Jagawana Sedunia...

Hari Persahabatan: Masih Relevankah Silih Asah, Asih, Asuh?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hari Persahabatan Internasional akan diperingati pada Kamis, 30...

Dago Tea House: Jejak Panjang Panggung Seni Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Nama Dago Tea House kembali bergema sepanjang...

TPPO Mengincar Jabar, Kenali Modusnya

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Menjelang Hari Dunia Menentang Perdagangan Orang pada...

Angin Kencang Mengintai Ciayumajakuning Hari Ini, Waspada!

lintaspriangan.com, BERITA JABAR.  Angin kencang mengintai Ciayumajakuning pada Selasa, 28 Juli...

Olahraga

Popular Categories