Berita Majalengka

Wow, Setiap Bayi Lahir di Majalengka Akan Disambut Bupati dan Wakil

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Pasca pelantikan beberapa waktu lalu, Bupati dan Wakil Bupati Majalengka terpilih, Eman Suherman dan Dena Muhamad Ramdhan langsung tancap gas. Beberapa program unggulan yang sempat mereka janjikan di masa kampanye lalu, langsung digeber sebagai target Program 100 Hari Kerja. Dua di antara program-program unggulan tersebut antara lain Ngalayan Bakti dan Inovasi Satset.

“Dengan diluncurkannya Ngalayan Bakti ini diharapkan masyarakat mendapatkan pelayanan yang prima, ramah, bersih dan nyaman sehingga mengubah stigma negatif masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Majalengka menjadi lebih baik, serta kepuasan masyarakat dapat tercapai dengan optimal,” ujar Bupati Majelengka, Eman Suherman, di acara peluncuran Inovasi Ngalayan Bakti dan Satset yang dilaksanakan di Main Hall Lat. 4 RSUD Majalengka, Senin (10/03/2025).

Terminologi “Ngalayan Bakti” merupakan akronim dari “Semangat Revolusi Pelayanan Terbaik dengan Hati”. Ada dua pesan inti yang ditegaskan dalam kepanjangan Ngalayan Bakti. Yang pertama, harus bersifat revolusioner. Sepertinya Bupati dan Wakil Bupati Majalengka ingin benar-benar mengubah stigma jadi layanan prima. Bukan sekedar menuntut adanya perbaikan dan perubahan yang biasa-biasa. Disematkannya kata “Revolusi” jelas mengandung harapan, adanya perubahan signifikan yang dirasakan oleh masyarakat.

Pesan inti yang kedua dalam Ngalayan Bakti adalah, perubahan besar atau revolusioner tersebut, harus dilakukan dengan hati. Seperti yang kerap diucapkan Eman Sulaeman dalam kanal medsosnya, yang selalu mengajak warga untuk meningkatkan rasa memiliki pada Kabupaten Majalengka.

Layanan kesehatan menjadi salah satu target utama untuk didongkrak, mengingat layanan yang satu ini termasuk layanan mendasar yang kerap dikeluhkankan oleh masyarakat Kabupaten Majalengka.

Selain di bidang kesehatan, program unggulan lainnya yang digeber dalam 100 hari kerja adalah Inovasi Satset. Program ini juga masih berkaitan dengan layanan kesehatan, namun sekaligus menjadi inovasi dalam urusan administrasi kependudukan. “Satset” merupakan akronim dari “Persalinan Tenang Sampai Dapat Akta”.

Melalui Inovasi Satset, Eman Suherman ingin memastikan, setiap persalinan di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah Kabupaten Majalengka, wajib diikuti dengan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat dan efisien. Di tataran teknis, inovasi Satset merupakan kolaborasi antara layanan Disdukcapil dengan Fasyankes (puskesmas dan RSUD) dan Dinas Kominfo Kabupaten Majalengka.

“Setelah persalinan, secara cepat dan efisien, masyarakat harus mendapatkan Akta Kelahiran, perubahan data pada Kartu Keluarga, dan mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA),” terang Eman.

Tak hanya itu, dengan melibatkan Dinas Kominfo, setiap kelahiran di Kabupaten Majalengka bahkan akan mendapatkan sambutan langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Majalengka.

“Kami akan tahu, dan bisa memberikan ucapan selamat atas kelahiran warga baru Kabupaten Majalengka,” pungkas Eman, disambut tepuk tangan hadirin.

Turut hadir mendampingi, Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka,Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Direktur RSUD Majalengka, RSUD Cideres, RSUD Talaga dan tamu undangan lainnya. (Lintas Priangan/DD)

Related Articles

Back to top button