lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Head to head PSPS vs PSGC menyimpan tantangan menarik bagi Laskar Singacala. Dalam empat pertemuan yang tercatat pada 2014 dan 2019, kedua klub sama-sama meraih dua kemenangan. Namun, seluruh kemenangan tersebut menjadi milik tim yang bermain di kandang.
Kini, PSGC Ciamis kembali bertandang ke Pekanbaru. Pertandingan Pegadaian Championship berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu, 8 November 2026, mulai pukul 19.00 WIB.
Bagi pendukung Kabupaten Ciamis, catatan pertemuan itu membawa dua cerita. PSGC pernah mengalahkan PSPS, tetapi dua kunjungan yang tercatat ke rumah lawan berakhir dengan kekalahan.
Malam ini menjadi kesempatan untuk mengubah cerita tersebut. Namun, PSGC perlu menghadapi lawan yang mempunyai catatan liga lebih baik.
Head to Head PSPS vs PSGC: Empat Pertemuan, Tanpa Imbang
Riwayat kedua tim mencakup pertemuan pada kompetisi Divisi Utama 2014. PSPS menang 3–2 saat menjamu PSGC pada 2 September.
Kemudian, PSGC membalas dengan skor identik ketika bermain di Stadion Galuh pada 28 September 2014. Dua pertandingan itu sama-sama menghasilkan lima gol.
Lima tahun berselang, kedua klub kembali saling mengalahkan. PSGC menang 3–1 di Ciamis pada 28 Juli 2019. Namun, PSPS membalas dengan kemenangan telak 5–0 pada 12 Oktober 2019.
Berikut empat hasil pertemuan yang berhasil ditelusuri:
| Tanggal | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|
| 2 September 2014 | PSPS vs PSGC | 3–2 |
| 28 September 2014 | PSGC vs PSPS | 3–2 |
| 28 Juli 2019 | PSGC vs PSPS | 3–1 |
| 12 Oktober 2019 | PSPS vs PSGC | 5–0 |
Dari empat pertandingan tersebut, PSPS mencetak sebelas gol, sedangkan PSGC menghasilkan delapan gol. Tidak ada laga yang berakhir imbang.
Catatan paling mencolok tentu kemenangan lima gol tanpa balas milik PSPS. Meski demikian, hasil tujuh tahun lalu tidak otomatis menggambarkan kekuatan kedua tim sekarang.
Pemain, pelatih, dan persiapan pertandingan sudah berbeda. Karena itu, riwayat pertemuan memberi konteks menarik, sementara performa terbaru tetap perlu mendapat perhatian.
Rekor Berimbang, Performa Sekarang Berbeda
Dalam delapan pertandingan Championship musim ini, PSPS meraih enam kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Mereka mencetak 16 gol dan kebobolan sembilan kali.
Sebaliknya, PSGC memperoleh dua kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kekalahan. Laskar Singacala menghasilkan tujuh gol serta kebobolan 13 kali.
Perbedaan juga terlihat dalam pertandingan kandang dan tandang. PSPS memenangkan seluruh tiga laga liga di Pekanbaru. Sementara itu, PSGC kalah tiga kali dari empat perjalanan tandangnya.
Namun, PSPS selalu kebobolan dalam tiga kemenangan kandang tersebut. Celah itu memberi PSGC alasan untuk tetap memburu gol ketika mendapat kesempatan.
PSGC juga membawa usaha pembenahan. Heri Kiswanto menekankan pemulihan kepercayaan diri dan kebersamaan pemain menjelang menghadapi tuan rumah.
Jadi, rekor kemenangan kedua klub memang berimbang dalam empat pertemuan tersebut. Akan tetapi, PSGC membutuhkan penampilan lebih baik untuk menghentikan kebiasaan tuan rumah meraih kemenangan.
Mampukah Laskar Singacala mengubah cerita di Pekanbaru? Pertandingan malam ini menjadi ujian untuk menjawabnya. (ALP)
