lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Prediksi Venezia vs Udinese mempertemukan dua penghuni dasar klasemen yang sama-sama membutuhkan kemenangan. Udinese mendapat tantangan tambahan karena pelatih barunya, Paolo Zanetti, akan menjalani debut melawan klub yang pernah ia bawa promosi.
Pertandingan pekan ke-11 Serie A 2026/2027 ini berlangsung di Stadion Pier Luigi Penzo, Sabtu, 7 November 2026, pukul 02.45 WIB. Waktu tersebut setara Jumat, 6 November, pukul 20.45 di Italia.
Setelah sepuluh pertandingan, Venezia berada di posisi terakhir dengan tiga poin. Udinese menempati urutan ke-19 dengan lima poin, sehingga kemenangan bisa membawa tuan rumah melewati tamunya.
Dua Tim Terpuruk, Zanetti Membawa Harapan
Venezia sudah menelan sembilan kekalahan dan baru sekali menang. Enam gol yang mereka hasilkan belum cukup untuk menutupi pertahanan yang telah kebobolan 20 kali.
Udinese sedikit lebih produktif dengan sebelas gol. Namun, mereka justru kebobolan lebih banyak, yakni 23 kali, serta hanya membukukan satu kemenangan dan dua hasil imbang.
Angka tersebut memperlihatkan alasan untuk berhati-hati mengunggulkan salah satu tim. Udinese memiliki serangan lebih produktif, tetapi pertahanannya belum memberikan rasa aman.
Venezia sempat menemukan harapan ketika Davide Nicola mengawali tugasnya dengan kemenangan atas Napoli. Namun, tiga kekalahan berikutnya tanpa mencetak gol membuat kebangkitan itu terhenti.
Udinese pun datang dengan masalah berat setelah kalah tujuh kali dalam delapan pertandingan liga terakhir. Kekalahan 2–5 dari AS Roma mendahului pergantian pelatih mereka.
Melalui pengumuman resmi pada 2 November, Udinese menunjuk Zanetti dengan kontrak sampai 30 Juni 2027. Ia kini mendapat tugas menghentikan kemerosotan tim.
Pertemuan di Penzo memiliki arti tersendiri bagi Zanetti. Pada musim 2020/2021, ia mengantar Venezia kembali ke Serie A setelah penantian 19 tahun.
Meski demikian, kedekatan dengan bekas klub tidak otomatis memberinya keuntungan menentukan. Waktu persiapan yang singkat membuat perbaikan sederhana pada pertahanan terasa lebih realistis daripada perubahan besar.
Ketajaman Penyerang Menjadi Pembeda
Akor Adams menawarkan harapan bagi Venezia. Data Opta yang dipublikasikan Eurosport mencatat ia sudah menghasilkan 13 tembakan tepat sasaran di Serie A musim ini.
Namun, Adams baru mencetak dua gol. Keduanya lahir di kandang, sehingga Venezia membutuhkan ketajamannya untuk mengakhiri tiga pertandingan liga tanpa gol.
Udinese juga menunggu perbaikan dari Keinan Davis, yang belum mencetak gol dalam 13 penampilan liga terakhir. Jurgen Ekkelenkamp menjadi sumber gol lain dengan tiga gol musim ini.
Menurut laporan Sports Mole, Venezia masih kehilangan Marin Sverko, Bartol Franjic, dan Andrea Adorante. Udinese juga menghadapi absensi Alessandro Zanoli, David Alaba, serta Idrissa Gueye.
Rekor pertemuan memberi konteks penyeimbang. Udinese memenangkan lima dari tujuh duel Serie A terakhir, tetapi baru sekali menang dalam enam kunjungan liga ke kandang Venezia.
Redaksi memperkirakan Udinese menang tipis 2–1 berkat produktivitas yang lebih baik dan peluang memperbaiki permainan bersama Zanetti. Namun, kemenangan memerlukan perubahan nyata saat menjaga pertahanan dan memanfaatkan kesempatan.
Hasil imbang 1–1 menjadi alternatif apabila kedua tim kembali kesulitan menyelesaikan peluang. Tingkat keyakinan prediksi rendah hingga sedang karena keduanya belum menunjukkan hasil yang konsisten. Perkiraan ini bukan kepastian skor akhir. (AA)
