Berita Ciamis

Ajang Grand Final Moka 2025, Sekda Ciamis Serahkan Penghargaan Kepada Moka Pinilih

lintaspriangan.com. CIAMIS. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Dr. H Andang Firman Triadi menyerahkan penghargaan kepada Putri Nur Azahra dan
Muhammad Restu Nugraha sebagai Mojang Jajaka (Moka) Pinilih Kabupaten Ciamis 2025 dalam acara Malam Puncak Grand Final Pasanggiri Moka Ciamis 2025 di Gedung Islamic Center Ciamis, Sabtu malam (02/08/2025).

Ajang Moka Ciamis 2025 digelar atas kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BP2D) Ciamis dan Paguyuban Mojang Jajaka Ciamis. Grand Final diikuti sebanyak 25 pasang peserta terbaik hasil seleksi. Moka Ciamis 2025 yang digelar ini menegaskan peran strategis generasi muda sebagai duta budaya dan wajah masa depan Tatar Galuh.

Sebelumnya Sekda Kabupaten Ciamis, Dr. H Andang Firman Triadi juga membuka sekaligus membacakan sambutan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, sangat mengapresiasi seluruh kepada semua pihak yang telah mensukseskan gelaran Pasanggiri Moka Ciamis 2025, dan menjadikan ajang ini sebagai ikon kebudayaan dan promosi pariwisata daerah.

“Pasanggiri Mojang Jajaka bukan sekadar ajang unjuk pesona, tetapi merupakan ruang pembinaan karakter, pengembangan potensi diri, juga wadah aktualisasi bagi generasi muda yang cerdas,dan berbudi pekerti,” katanya.

Menurutnya, Moka Ciamis merupakan sarana strategis dalam menjaring putra-putri terbaik dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis. Para peserta dinilai tak hanya dari segi penampilan, namun juga kecerdasan, integritas, dan kepedulian terhadap budaya lokal.

“Kegiatan ini sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta adaptif terhadap perubahan zaman,” tegasnya.

Pihaknya juga berharap, para Mojang dan Jajaka yang terpilih dapat menjadi duta budaya dan ekonomi kreatif, sekaligus menjadi wajah representatif Ciamis dalam berbagai forum, baik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

“Saya titip kepada seluruh finalis, tampilkan performa terbaik dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, nilai-nilai ke-galuhan, serta kecintaan terhadap budaya Tatar Galuh,” ungkapnya.

Andang juga mengajak generasi muda untuk menjadikan ajang Moka sebagai batu loncatan menuju kontribusi nyata di berbagai sektor pembangunan daerah.

BACA JUGA: Bupati Ciamis Soroti Krisis Moral dan Maraknya KDRT

“Jadilah pribadi yang cerdas, berani, dan berkarakter. Teruslah berkontribusi demi masa depan Ciamis yang lebih maju dan berkelanjutan,” harapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Heryan Rusyandi, S.Sos., M.M., mengungkapkan, kegiatan Moka 2025 didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui pendanaan dari APBD.

“Semoga Mojang dan Jajaka terpilih dapat menjadi mitra promosi aktif di berbagai kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta menjadi wakil Ciamis di ajang Moka tingkat Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

Menurutnya, pemilihan Mojang Jajaka ini bukan hanya kompetisi belaka, tetapi juga sebagai ajang untuk menggali potensi, mengembangkan bakat, dan meningkatkan rasa percaya diri generasi muda.

“Mojang Jajaka yang terpilih diharapkan dapat menjadi duta budaya dan pariwisata Kabupaten Ciamis yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Ciamis di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Moka Ciamis, Rais Ikhsan menyampaikan, Pasanggiri tahun ini merupakan yang terbesar se-Jawa Barat, baik dari sisi jumlah peserta maupun antusiasme masyarakat.

BACA JUGA: Tingkatkan Layanan Publik dan PAD, Pemkab Ciamis Luncurkan Tiga Inovasi Digital

“Moka bukan hanya soal seleksi individu terbaik, tapi soal kolaborasi generasi muda untuk membentuk ekosistem budaya yang hidup dan inspiratif di Ciamis,” kata Rais.

Dijelaskannya, proses Moka adalah perjalanan pembelajaran dan kepemimpinan bagi generasi muda untuk tampil, tumbuh, dan berkontribusi nyata bagi daerah.

Kegiatan ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh rangkaian Grand Final berjalan lancar serta melahirkan Mojang dan Jajaka terbaik yang siap menjadi kebanggaan masyarakat Tatar Galuh.

“Kita tidak sedang mencari siapa yang paling unggul, melainkan menciptakan kolaborasi terbaik demi kemajuan Ciamis. Moka adalah panggung anak muda untuk menginspirasi,” tutup Rais.

Dengan semangat kolaboratif dan pelibatan aktif generasi muda, Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka Ciamis 2025 diharapkan menjadi titik tolak baru dalam upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas daerah menuju Ciamis yang lebih berdaya dan mendunia.(Lintas Priangan/NID).

Related Articles

Back to top button