Berita Garut

Siswi SD di Garut Dirundung Pakai Terung

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Nahas apa yang dialami siswi SD di Garut berinisial D. Siswi yang baru berusia 12 tahun itu, jadi korban perundungan yang dilakukan oleh kakak kelasnya. Berdasarkan informasi sementara, jumlah pelaku sebanyak tiga orang. Mereka bekerja sama, yang satu memegang tangan korban, satu lagi memegang kaki, dan satu lagi beraksi tak senonoh menggunakan terung ungu (Solanum melongena), sayuran buah berwarna ungu menyerupai bentuk pisang. Dalam bahasa Sunda dikenal dengan nama terong ungu.

Kasus perundungan siswi SD di Garut ini sebenarnya terjadi pada Agustus tahun lalu, bertepatan dengan momentum peringatan HUT RI. Dan kasus ini sudah dilaporkan secara resmi oleh orang tua korban ke Polres Garut, pada hari Jumat, tanggal 20 Desember 2024 lalu. Namun kemudian, kasus ini kembali mencuat ke permukaan, setelah orang tua korban menceritakan kasus ini ke awak media di Bandung. Polres Garut pun membenarkan masuknya laporan tersebut.

“Benar. Ada laporan tersebut dan sedang kami tangani,” terang Kasatreskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldo, kepada wartawan kemarin, Kamis (09/01/2025), sebagaimana dilansir oleh beberapa media nasional.

Kasus ini terjadi bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus, tahun 2024. Ketika itu, korban dihampiri oleh tiga orang kakak kelasnya. Lalu tiba-tiba, yang satu memegang tangan korban. Kakak kelasnya yang satu lagi melebarkan kaki korban. Dan yang satu lagi, berbuat tidak senonoh dengan menggunakan terung bekas lomba HUT RI. Saat itu korban masih mengenakan celana panjang. Namun karena aksi kakak kelasnya dilakukan dengan cukup keras, korban pun merasa kesakitan.

Lebih dari itu, bukan sekedar sakit secara fisik, sejak dirundung pakai terung, korban mengalami trauma. Pasca mengalami kejadian itu, kepada orang tuanya, ia bahkan meminta pindah ke Bandung. Perundungan siswi SD di Garut ini mulai terbongkar setelah korban bicara pada orang tuanya, tentang rasa sakit yang dia rasakan.

Saat ini, pihak kepolisian tengah memeriksa beberapa orang saksi. Visum pun sudah dilakukan, tinggal menunggu hasil dari RSUD dr. Slamet, Kabupaten Garut. Kasus perundungan siswi di Garut ini terjadi di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. (Lintas Priangan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button