Berita Ciamis

Fokus BNNK Ciamis: Sosialisasi, Rehabilitasi, Sinergi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sepanjang tahun 2024, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis secara aktif melaksanakan berbagai program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Program ini meliputi kegiatan sosialisasi, rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kerja sama lintas sektor demi menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

Sosialisasi P4GN di Berbagai Lingkungan

BNNK Ciamis rutin melakukan kegiatan sosialisasi P4GN setiap bulan dengan sasaran yang beragam, mulai dari lingkungan pendidikan, instansi pemerintah, hingga masyarakat umum.

Kepala BNNK Ciamis, Yaya Suriadijaya, S.H., menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya menyebarkan pemahaman tentang bahaya narkoba di semua lini masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menyebarkan pemahaman tentang bahaya narkoba melalui berbagai kegiatan di semua lini masyarakat,” tegas Yaya.

Pada Mei 2024, BNNK Ciamis melaksanakan 13 kegiatan sosialisasi, dengan rincian lima kegiatan di lingkungan pendidikan dan delapan kegiatan di lingkungan masyarakat. Sementara itu, pada Juni 2024, tercatat delapan kegiatan sosialisasi yang melibatkan berbagai instansi, termasuk pemerintahan dan pendidikan.

Puncak kegiatan sosialisasi terjadi pada Oktober 2024 dengan 19 kegiatan yang melibatkan berbagai pihak.

Melalui kegiatan ini, BNNK berharap dapat menciptakan kesadaran kolektif tentang bahaya narkoba dan pentingnya peran aktif semua pihak dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Di bidang pemberantasan, Seksi Pemberantasan BNNK Ciamis Asep Taufik mengatakan telah melaksanakan berbagai kegiatan yang tidak termasuk dalam anggaran DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran).

Salah satu kegiatan utamanya adalah pelaksanaan asesmen terpadu bagi tersangka tindak pidana narkotika yang dimohonkan oleh penyidik dari Polres Ciamis, Polres Banjar, dan Polres Pangandaran.

Selama tahun 2024, sebanyak 43 klien telah menjalani asesmen terpadu. Dari jumlah tersebut, 34 klien menjalani rehabilitasi rawat jalan di Klinik Pratama BNNK Ciamis, sementara sisanya dirujuk ke Balai Rehabilitasi BNN Lido dan lembaga rehabilitasi swasta.

Selain itu, tim pemberantasan juga aktif melakukan pemetaan wilayah yang rawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Mereka juga berpartisipasi dalam Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) yang dibentuk oleh Kantor Imigrasi Kelas I Tasikmalaya untuk memastikan tidak ada peredaran narkoba yang melibatkan jaringan internasional.

Dalam menjalankan program P4GN, BNNK Ciamis menjalin kerja sama erat dengan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Negeri Ciamis, Polres Ciamis, Kodim 0613 Ciamis, dan instansi terkait lainnya. Sinergi ini dinilai penting untuk menciptakan strategi yang lebih efektif dalam memerangi narkoba.

Tidak hanya itu, BNNK Ciamis juga meluncurkan inovasi layanan melalui “Si Biru Mobile”. Kendaraan ini dirancang untuk memberikan layanan P4GN seperti informasi, konseling, dan layanan tes narkoba kepada masyarakat di wilayah terpencil.

“Si Biru Mobile diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjauhi narkoba,” ujar Yaya Suriadijaya.

Selain itu, BNNK Ciamis juga fokus pada ancaman narkotika jenis baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang semakin marak beredar. Ancaman ini memerlukan langkah-langkah serius dan koordinasi yang kuat di semua level.

Di akhir tahun, Kepala BNNK Ciamis memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program P4GN di Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

BACA JUGA: Posko ORARI Kota Banjar Siap Amankan Arus Nataru 2025

Yaya juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan media yang telah membantu menyebarkan informasi tentang bahaya narkoba.

“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Kami harap semua pihak terus berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba,” tutup Yaya.

Melalui berbagai program yang telah dilaksanakan, BNNK Ciamis optimis dapat terus menekan angka penyalahgunaan narkoba dan menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan bebas dari narkoba menuju visi “Indonesia Bersinar”. (Eddy/lintaspriangan.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button