Kolaborasi Pemprov Jabar dengan Unpad Terus Diperkuat

lintaspriangan.com, KLIP JABAR. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Universitas Padjadjaran Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) terus memperkuat kolaborasi dalam berbagai sektor guna menghadapi tantangan pembangunan di wilayah tersebut. Sinergi antara pemerintah dan akademisi ini diharapkan mampu menghasilkan solusi inovatif dan aplikatif bagi masyarakat Jawa Barat.
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan pentingnya kerja sama antara Pemdaprov Jabar dan Unpad dalam mengatasi berbagai permasalahan pembangunan. Menurutnya, Unpad sebagai institusi akademik memiliki peran strategis dalam menyediakan riset dan inovasi yang dibutuhkan pemerintah daerah. “Sinergi dengan unsur akademisi penting sebagai bentuk kolaborasi Pentahelix. Hal tersebut karena unsur pemerintah memerlukan riset,” ujar Bey Machmudin.
Salah satu wujud nyata dari kolaborasi ini adalah pendirian Institut Pembangunan Jawa Barat (INJABAR) di Unpad. INJABAR didirikan sebagai hasil kerja sama antara Unpad, Pemdaprov Jabar, pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat, dan para pemangku kepentingan lainnya. Institut ini berfokus pada penguatan riset dan inovasi di daerah Jawa Barat, dengan tujuan menghasilkan solusi konkret bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Selain bidang penelitian, kolaborasi antara Pemdaprov Jabar dan Unpad juga menyasar isu-isu lingkungan, seperti penanganan sampah. Bey Machmudin menyebut Unpad sebagai mitra strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan, termasuk masalah sampah yang menjadi perhatian utama pemerintah daerah. citeturn0search7
Di sisi lain, upaya meningkatkan kesadaran politik generasi muda juga menjadi fokus kerja sama ini. Melalui program “KPU Goes to Campus” yang bekerja sama dengan Unpad, Pemdaprov Jabar berusaha membangkitkan kesadaran politik di kalangan mahasiswa. Program ini bertujuan memberikan edukasi politik bagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, sehingga mereka dapat menjadi pemilih yang cerdas dan berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.
Kolaborasi antara Pemdaprov Jabar dan Unpad juga tercermin dalam kegiatan Musyawarah Besar XI Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) yang digelar akhir tahun lalu. Acara yang dibuka secara resmi oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, ini mengedepankan visi strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sinergi antara Unpad dan pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran Unpad dalam pembangunan daerah serta meningkatkan kontribusi alumni dalam berbagai sektor.
Dengan berbagai inisiatif dan program kolaboratif yang telah berjalan, Pemdaprov Jabar dan Unpad berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat. Sinergi antara pemerintah dan akademisi ini diharapkan mampu menghasilkan solusi inovatif yang aplikatif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor, mulai dari lingkungan, pendidikan, hingga ekonomi.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan pendekatan Pentahelix yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan media, dalam proses pembangunan. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan solusi yang dihasilkan lebih komprehensif dan tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Jawa Barat.
Ke depan, Pemdaprov Jabar dan Unpad berencana untuk memperluas cakupan kerja sama, termasuk dalam bidang teknologi dan digitalisasi, guna menghadapi tantangan era industri 4.0. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat antara Pemdaprov Jabar dan Unpad, masa depan Jawa Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan bukanlah sekadar impian, melainkan tujuan yang dapat dicapai bersama. (Lintas Priangan)



