Berita Ciamis

Kuatkan Partisipasi Masyarakat dalam Demokrasi, Bawaslu Ciamis Gelar Ngabuburit Pengawasan

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Dalam rangka menguatkan partisipasi masyarakat terhadap proses demokrasi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis menggelar acara Ngabuburit Pengawasan di Bulan Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Jami An-Namiroh PC NU Kabupaten Ciamis, Selasa (18/03/2025) ini sebagai tindak lanjut dari instruksi yang tercantum dalam surat edaran Bawaslu RI Nomor 8 tahun 2025, pasca tahapan sudah berakhir, namun Bawaslu tetap melakukan kerja pencegahan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Ciamis melalui Kordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Kordiv P2HM) Bawaslu Kabupaten Ciamis, Wulan Syarifah, mengatakan walaupun sudah tidak ada tahapan, namun Bawaslu Ciamis tetap melaksanakan pengawasan, pencegahan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya literasi politik.

Adapun tujuan utama dari Ngabuburit Pengawasan tersebut untuk menajamkan spiritualitas dan literasi politik baik bagi penyelenggara pemilu maupun masyarakat.

“Tanpa dukungan masyarakat dan seluruh stakeholder, Bawaslu tidak akan bisa sukses melaksanakan pengawasan,” ungkapnya.

Dijelaskan Wulan, Ngabuburit Pengawasan juga bertujuan untuk menggali aspirasi dari masyarakat mengenai bagaimana Bawaslu dapat meningkatkan kinerja pengawasan kedepannya, mulai dari pencegahan, pengawasan, hingga penindakan.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat merumuskan strategi pengawasan yang lebih optimal dan partisipatif dimasa mendatang,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga Bawaslu, yang sedang penuh dengan isu negatif terhadap penyelenggara pemilu.

“Acara ini menjadi bukti, kalau Bawaslu tetap bekerja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, meskipun tahapan pemilu telah selesai,” tandasnya

Menurut Wulan, sebelumnya kegiatan serupa sering dilaksanakan, dan pada kegiatan dibulan Ramadan ini menjadi momentum yang baik untuk bersilaturahmi serta menguatkan kembali partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

“Alhamdulillah, meski ada keterbatasan anggaran dan instruksi efisiensi, kami tetap bisa menggelar acara ini. Kami juga berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin peduli terhadap demokrasi dan pemilu,” harapnya.

BACA JUGA: Strategi Penanggulangan TBC di Ciamis Berdasarkan Regulasi Nasional

Kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab, serta tausiyah yang disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Ciamis, KH Arief Ismail Chowas yang dalam tausiyahnya, mengaitkan spiritualitas dengan demokrasi di Indonesia.

“Tentu saja pembahasan dalam tausyiahnya menekankan pentingnya keselarasan spiritualitas dengan demokrasi di Indonesia agar tercipta demokrasi yang berkualitas,” jelasnya

Kegiatan tersebut melibatkan 10 organisasi masyarakat antara lain organisasi penyandang disabilitas PPDI, organisasi perempuan GOW, kepemudaan, dan kelompok masyarakat lainnya, seperti GP Ansor, Fatayat NU, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Persis, kelompok ojek online dan pemusik jalanan.

“Kami mengundang setiap organisasi untuk mengirimkan perwakilannya 10 orang. Alhamdulillah tadi pesertanya ada 100 orang,” pungkasnya. (Nank/lintaspriangan.com)

Related Articles

Back to top button