Universitas Muhammadiyah Ciamis Selangkah Lagi, Ini Tahapan Selanjutnya

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV secara resmi memberikan rekomendasi penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Ciamis dan Akademi Bisnis Sirnarasa menjadi Universitas Muhammadiyah Ciamis.
Rekomendasi tersebut disampaikan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sebagai tindak lanjut atas permohonan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, pada tanggal 03 Desember 2025.
Berdasarkan hasil telaah, Persyarikatan Muhammadiyah dinilai memiliki rekam jejak yang kuat sebagai badan penyelenggara pendidikan tinggi, dengan menaungi 173 perguruan tinggi di seluruh Indonesia serta memenuhi aspek legalitas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
STIKes Muhammadiyah Ciamis tercatat memiliki akreditasi perguruan tinggi Baik Sekali, menyelenggarakan enam program studi, dengan jumlah mahasiswa sebanyak 933 orang serta rasio dosen terhadap mahasiswa sebesar 1:13,14, sehingga dinilai layak untuk dikembangkan menjadi universitas.
Sementara itu, Akademi Bisnis Sirnarasa merupakan perguruan tinggi hasil perubahan bentuk pada Desember 2024 dan hingga pelaporan genap 2024 belum memiliki mahasiswa maupun dosen aktif.
Melalui penggabungan tersebut, Persyarikatan Muhammadiyah mengusulkan pembentukan Universitas Muhammadiyah Ciamis dengan enam Program Studi (Prodi) jenjang Sarjana antara lain, Sains Biomedis, Manajemen, Bisnis Digital, Hukum, Psikologi, dan Informatika.
Hasil telaah LLDIKTI Wilayah IV menunjukkan, keenam program studi tersebut masih memiliki tingkat kejenuhan rendah dan peluang keberlanjutan yang baik, khususnya karena sebagian di antaranya belum tersedia di Kabupaten Ciamis.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman mengatakan, rekomendasi ini berlaku paling lama satu tahun sejak tanggal diterbitkan dan belum dapat dijadikan dasar penyelenggaraan perguruan tinggi dan pembukaan program studi sebelum terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan 455Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman, menegaskan bahwa rekomendasi ini berlaku paling lama satu tahun sejak tanggal diterbitkan.
“Rekomendasi ini belum dapat dijadikan dasar penyelenggaraan perguruan tinggi dan pembukaan program studi sebelum terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,” ungkapnya.
Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis, Nurhidayat, SKM., MM, menyampaikan rasa syukur atas diterbitkannya rekomendasi tersebut. Dikatakannya, adanya rekomendasi dari LLDIKTI Wilayah IV ini menunjukkan, persyaratan dan kelengkapan persiapan pendirian universitas telah dinyatakan sesuai dan layak.
BACA JUGA: Harpi Ciamis, Angkat Budaya Sunda
“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Proses demi proses sesuai aturan yang berlaku telah kami lengkapi dalam bentuk dokumen, untuk pengajuan penggabungan STIKes Muhammadiyah Ciamis dan Akademi Bisnis Sirnarasa menjadi Universitas Muhammadiyah Ciamis,” katanya.
la juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh civitas akademika dan pihak yang telah bekerja keras juga berkontribusi maksimal, sehingga rekomendasi tersebut berhasil diperoleh.
“Terima kasih juga kepada seluruh civitas akademik dan panitia yang telah berjuang dengan sungguh- sungguh, sehingga rekomendasi dari LLDIKTI Wilayah IV, dapat kami peroleh,” ungkapnya.
Nur Hidayat menjelaskan, setelah diterbitkannya rekomendasi tersebut, tahapan berikutnya adalah verifikasi dan visitasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebelum diterbitkannya Surat Keputusan izin operasional.
Selanjutnya pihak STIKes Muhammadiyah Ciamis menunggu proses verifikasi dan visitasi dari Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebelum SK izin operasional dikeluarkan. Kami mohon doa dan dukungan dari civitas akademika serta masyarakat.
“Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh civitas akademika serta masyarakat agar proses pendirian Universitas Muhammadiyah ini dapat berjalan lancar hingga resmi beroperasi,” pungkasnya. (NID)



