Gudang Barbek di Mangunreja Terbakar, Damkar Terjunkan 5 Unit Pemadam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran hebat melanda gudang barang bekas (barbek) di Kampung Suniasari, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu sore (29/10/2025). Lima unit mobil Damkar Kabupaten Tasikmalaya diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah yang melahap bangunan di tepi Jalan Raya Tasikmalaya–Garut tersebut.
Api dengan cepat membesar dan menimbulkan asap hitam pekat yang terlihat dari jarak jauh. Warga sekitar sempat panik karena lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk. Banyak di antara mereka yang berlarian keluar rumah untuk menghindari kemungkinan api merambat ke permukiman.
Seorang saksi mata, Suhendar, yang saat itu berada di dekat lokasi, mengaku mendengar suara letupan sebelum api terlihat. Ia pun langsung berteriak meminta bantuan warga dan petugas pemadam.
Lima Unit Damkar Dikerahkan
Begitu laporan masuk, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tasikmalaya segera menerjunkan lima unit armada pemadam ke lokasi kejadian. Petugas berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk FK Tagana dan Polres Tasikmalaya, untuk mempercepat proses pemadaman.
Karena posisi gudang yang berada tak jauh dari jalur utama dan banyaknya material mudah terbakar, proses pemadaman berlangsung cukup dramatis. Water cannon milik Polres Tasikmalaya juga ikut dikerahkan membantu penyemprotan air di titik-titik api yang sulit dijangkau.
“Meski bukan tugas utama kami, situasi darurat ini memerlukan kerja sama lintas instansi. Kami bersama Damkar, Tagana, dan masyarakat berupaya memadamkan api secepat mungkin,” ujar Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya, Iptu Solihin.
Dugaan Sementara dan Kerugian
Dari hasil pemeriksaan sementara, api diduga berasal dari percikan pada PCB televisi bekas yang menyulut tumpukan barang-barang mudah terbakar di dalam gudang, seperti plastik dan bahan elektronik rusak. Dugaan itu diperkuat oleh hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Singaparna.
“Dugaan awal, api berasal dari korsleting pada komponen elektronik bekas yang menimbulkan percikan dan menyambar material lain di sekitar,” jelas Aipda Dwi Santoso, Panit Reskrim Polsek Singaparna.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta, meliputi kerusakan bangunan dan seluruh isi gudang yang hangus terbakar.
Petugas Damkar Kabupaten Tasikmalaya masih melakukan pendinginan di area lokasi untuk mencegah api kembali muncul, sementara aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Dengan kecepatan respons Damkar dan kerja sama lintas instansi, kebakaran besar di Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, ini berhasil dikendalikan sebelum merembet ke permukiman warga.



