Berita Tasikmalaya

Polres Gagalkan Peredaran Miras di Tasikmalaya, Ulama Beri Apresiasi

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Aparat Polres Tasikmalaya Kota kembali menorehkan keberhasilan besar. Dalam sepekan terakhir, tim Maung Galunggung berhasil menggagalkan dua kasus peredaran miras di Tasikmalaya.

Pada Jumat malam, 10 Oktober 2025, petugas menghentikan sebuah truk di Jalan Raya Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Setelah diperiksa, truk itu berisi ribuan botol minuman keras berbagai merek. Polisi menduga barang itu akan diedarkan ke sejumlah wilayah di Priangan Timur.

Empat hari berselang, Selasa malam, 14 Oktober 2025, petugas kembali bergerak cepat. Mereka menggerebek lokasi transaksi miras tradisional jenis tuak di kawasan Jalan Cieunteung, Kota Tasikmalaya. Informasi awal datang dari laporan masyarakat tentang aktivitas mencurigakan. Polisi langsung mengamankan pelaku dan barang bukti ke Mapolres Tasikmalaya Kota.


Ulama Santri Dukung Langkah Tegas Polisi

Keberhasilan ini mendapat sambutan luas. Salah satunya dari KH Yan Yan Al Bayani, S.Kom.I., M.Pd, pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Jarnauziyyah. Ia menilai langkah cepat aparat menunjukkan keseriusan dalam menekan peredaran miras di Tasikmalaya.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras Polres Tasikmalaya Kota. Penangkapan ribuan botol miras itu menyelamatkan banyak orang dari kerusakan moral,” ujarnya kepada wartawan, Rabu 15 Oktober 2025.

KH Yan Yan juga meminta agar para pelaku diproses secara hukum. Menurutnya, hukuman berat bisa menimbulkan efek jera dan menjadi peringatan bagi yang lain.

“Jangan biarkan miras merusak generasi muda. Tegakkan hukum seadil-adilnya,” tegasnya.


Bahaya Miras dan Pentingnya Edukasi Masyarakat

Selain penindakan, KH Yan Yan menilai edukasi publik perlu diperkuat. Masyarakat, katanya, harus paham bahwa minuman keras bukan hanya melanggar hukum, tapi juga menghancurkan masa depan.

“Temuan ini menjadi pengingat bagi kita semua. Edukasi harus terus digalakkan agar masyarakat menjauhi miras,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan dukungan penuh kepada Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Muhammad Faruk Rozi, S.I.K., S.H., M.Si. Menurutnya, jajaran kepolisian telah bekerja konsisten dalam memberantas miras, narkoba, dan penyakit sosial lainnya.

“Kami mendukung penuh langkah Kapolres dan seluruh tim. Kota santri ini harus bebas dari miras,” tutupnya.


Polres Tasikmalaya Kota menegaskan akan terus melakukan patroli dan operasi rutin. Upaya itu menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan peredaran miras di Tasikmalaya. Dukungan ulama dan masyarakat menjadi modal moral dalam menjaga kota tetap kondusif dan berakhlak. (AC)

Related Articles

Back to top button