Mobil Boks Terjun ke Sungai di Ciamis, Paket yang Diangkut Ikut Hanyut

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Warga di sekitar Jalan Nasional Ciamis–Banjar mendadak riuh pada Senin siang, 17 November 2025. Sebuah mobil boks ekspedisi berwarna oranye, yang datang dari arah Banjar menuju Ciamis, tiba-tiba meluncur tak terkendali di turunan menjelang Jembatan Batu Nunggul. Dalam hitungan detik, kendaraan itu menabrak pembatas jalan dan terjun ke Sungai Cimuntur. Paket yang berada di dalam mobil ikut terseret arus.
Menurut informasi warga, kejadian berlangsung cepat. Mobil yang semula melaju normal mulai tampak goyah saat memasuki turunan. Beberapa orang mengaku mendengar suara klakson panjang sebelum kendaraan itu menghantam pembatas jembatan. Setelah itu, suara benturan keras langsung memecah siang hari yang sebelumnya tenang.
Saat mobil jatuh ke sungai, puluhan warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, berhamburan keluar. Ada yang hanya ingin tahu, ada pula yang refleks berusaha mencari cara untuk menolong. Masyarakat di sekitar lokasi bahkan menyebut momen itu sebagai “ramai mendadak,” karena dalam waktu singkat jembatan penuh oleh warga yang memotret, merekam, atau sekadar ingin melihat apa yang terjadi.
Sopir dan Kernet Selamat
Di tengah kepanikan, kabar baik datang cukup cepat. Sopir dan kernet mobil boks tersebut berhasil selamat. Keduanya, dalam kondisi basah kuyup dan tampak shock, segera dievakuasi oleh petugas medis dari puskesmas terdekat. Warga bernama Imas, yang tinggal tak jauh dari jembatan, mengatakan bahwa tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Menurutnya, warga lega ketika melihat dua orang yang berada di dalam mobil berhasil dikeluarkan dalam keadaan sadar.
Setelah dipastikan selamat, sopir dan kernet langsung diperiksa kondisi fisiknya. Warga sempat membantu mengumpulkan barang-barang yang hanyut, meski sebagian paket sudah lebih dulu terseret arus sungai. Beberapa kotak terlihat terapung sebelum hilang di tikungan sungai yang cukup deras.
Tim medis, aparat desa, serta petugas dari kepolisian kemudian tiba secara bergiliran. Mereka menutup sebagian jalur jalan demi mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas yang mulai padat karena banyaknya warga yang berhenti untuk melihat.
Dugaan Rem Tidak Berfungsi
Dari informasi sementara, kecelakaan ini diduga terjadi karena rem kendaraan tidak berfungsi saat memasuki turunan panjang menuju jembatan. Kondisi jalan yang menurun dan tikungan yang cukup tajam membuat sopir kehilangan kendali. Mobil terus melaju tanpa bisa dihentikan hingga akhirnya menabrak pembatas jembatan.
Warga yang berada di lokasi menyebut bahwa jalur tersebut memang rawan jika kendaraan mengalami gangguan pengereman. Turunannya cukup panjang, dan ketika kendaraan sudah melaju terlalu cepat, ruang untuk mengendalikan menjadi sangat terbatas. Bahkan beberapa warga mengaku pernah melihat kejadian serupa, meski tidak selalu sampai terjun ke sungai.
Upaya evakuasi mobil boks yang terendam membutuhkan waktu karena posisi kendaraan berada di dasar sungai dengan arus yang cukup deras. Petugas harus menunggu alat berat dan memastikan kondisi aman bagi proses pengangkatan.
Sementara itu, pihak ekspedisi disebut telah diberi kabar terkait paket-paket yang ikut mengalami kerusakan atau hanyut. Warga mengaku kasihan pada para penerima paket, tetapi di sisi lain mereka juga bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Meski mobil boks itu menjadi tontonan warga sepanjang siang, kesimpulan umumnya sama: sebuah kecelakaan yang nekat tidak memberikan kesempatan bagi siapa pun untuk bersiap, tetapi masih menyisakan syukur karena nyawa dua orang di dalamnya berhasil diselamatkan.



