Sport

Mungkin Karena Ini Persib Kepincut Sergio Castel

lintaspriangan.com, SPORT. Persib Bandung berada di puncak klasemen, namun satu fakta menarik muncul dari data kompetisi. Produktivitas gol Maung Bandung belum menjadi yang tertinggi dibanding para pesaingnya.

Dari 19 pertandingan, Persib mencetak 29 gol. Angka itu cukup untuk mengantar mereka ke posisi teratas, tetapi masih kalah ramai jika dibandingkan beberapa tim di bawahnya.

Di sinilah spekulasi mulai menemukan pijakan.
Mungkin karena ini Persib kepincut Sergio Castel.

Secara hasil, Persib tampil sangat efektif. Pertahanan solid, organisasi rapi, dan kontrol permainan terjaga. Namun sebagian besar kemenangan diraih dengan skor tipis.

Pendekatan ini memang efisien.
Tetapi dalam kompetisi panjang, margin kemenangan yang sempit selalu menyimpan risiko.

Satu kesalahan kecil bisa mengubah hasil.
Satu peluang yang terbuang bisa berujung tekanan hingga menit akhir.

Data klasemen menunjukkan Persib bukan tim paling subur, tetapi justru paling stabil. Rasio kebobolan yang rendah menjadi fondasi utama perolehan poin.

Berita Persib lainnya: Prediksi Skor Persib vs Malut United | Jumat, 06 Februari 2026

Namun produktivitas yang tidak meledak membuat Persib sangat bergantung pada efektivitas penyelesaian akhir. Setiap peluang menjadi krusial.

Dalam konteks inilah kebutuhan penyerang dengan naluri gol kuat kembali mencuat. Bukan karena lini depan gagal, melainkan karena Persib ingin menjaga jarak aman dari pesaing.

Nama Sergio Castel kemudian masuk dalam pusaran rumor.

Penyerang asal Spanyol berusia 30 tahun itu dikenal sebagai striker dengan karakter fisik kuat dan agresif. Posturnya 1,88 meter, ideal untuk duel udara dan situasi kotak penalti.

Castel juga punya pengalaman bermain di berbagai kompetisi. Ia terbiasa menghadapi laga dengan intensitas tinggi dan tekanan ketat.

Kehadirannya berpotensi memberi dimensi berbeda.
Terutama saat Persib menemui lawan yang bermain rapat dan disiplin.

Masuknya nama Sergio Castel tidak bisa dilepaskan dari pola permainan Persib belakangan ini. Tim sering mengontrol pertandingan, tetapi tidak selalu mampu mengunci kemenangan lebih cepat.

Situasi seperti ini membuat laga berjalan tegang hingga akhir.
Dan di fase krusial liga, ketegangan berulang bisa menjadi bumerang.

➡️ Lanjutkan ke halaman berikutnya: Produktivitas Gol, Stabilitas, dan Kalkulasi Risiko


1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button