Kajian

Dalam Sebulan, Sentimen Negatif Berita Wali Kota Tasikmalaya Meningkat

lintaspriangan.com, KAJIAN LINTAS. Tren pemberitaan mengenai Wali Kota Tasikmalaya dalam satu bulan terakhir menunjukkan dinamika yang cukup signifikan. Berdasarkan hasil media monitoring yang dilakukan oleh tim redaksi Lintas Priangan dalam rentang waktu 22 Oktober hingga 21 November, terlihat adanya pergeseran pada komposisi sentimen pemberitaan. Monitoring dilakukan pada 50 media yang memiliki jumlah kunjungan tertinggi, baik media nasional, regional, maupun lokal. Media yang dipantau mencakup media online perusahaan swasta sekaligus website milik pemerintah.

Dalam periode ini, tercatat 314 web mentions mengenai Wali Kota Tasikmalaya. Mentions ini menunjukkan berapa kali nama Wali Kota muncul di media online, baik sebagai fokus utama dalam berita maupun disebut sekilas dalam sebuah berita. Dari 50 media yang dimonitor, total web reach mencapai sekitar 3,2 juta audiens. Web reach adalah estimasi seberapa luas potensi publik yang bisa melihat berita tersebut berdasarkan akumulasi dari jumlah pengunjung semua website yang dimonitor. Reach bukan jumlah pembaca riil, tetapi memperlihatkan seberapa besar potensi jangkauan informasi yang tersebar.

Pemantauan dilakukan terhadap beberapa kata kunci yang relevan, antara lain: “Wali Kota Tasikmalaya, Walikota Tasikmalaya, Wali Kota Viman, Walikota Viman dan Viman Alfarizi Ramadhan”. Dengan penggunaan kata kunci yang relatif komplit, seluruh pemberitaan yang menyangkut kata Wali Kota dapat terjaring dengan lebih akurat.

Perubahan Komposisi Sentimen

Hasil monitoring menunjukkan komposisi sentimen sebagai berikut: sentimen negatif 91, sentimen positif 78, dan sentimen netral 145. Dominasi pemberitaan netral menunjukkan bahwa sebagian besar media masih menampilkan informasi faktual tanpa menambahkan penilaian emosional. Namun, angka sentimen negatif yang lebih tinggi dari sentimen positif menandakan meningkatnya nada kritis terhadap isu-isu tertentu.

Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, tren negatif terlihat jelas meningkat. Pada periode bulan sebelumnya, sentimen negatif tercatat 77, sentimen positif 79, dan sentimen netral 157. Lonjakan dari 77 menjadi 91 pada sentimen negatif menunjukkan adanya perubahan yang cukup signifikan dalam pemberitaan, sementara penurunan sentimen netral dari 157 menjadi 145 memberi ruang bagi naiknya tone yang lebih bernada penilaian, khususnya negatif.

Penyebaran Media dan Dinamika Publik

Data menunjukkan bahwa pemberitaan tersebar di berbagai 50 media online yang memiliki pengunjung tertinggi dalam rentang waktu monitoring. Baik media swasta maupun website pemerintah sama-sama berkontribusi dalam penyebaran informasi. Dengan 314 mentions dan web reach sebesar 3,2 juta, pemberitaan mengenai Wali Kota Tasikmalaya memiliki jangkauan yang luas, membuat isu-isu terkait pemerintah kota menjadi sorotan publik yang signifikan.

Disclamer:
Data dan temuan yang disajikan dalam editorial ini merupakan hasil monitoring internal yang dilakukan oleh Tim Litbang Lintas Priangan dalam rentang waktu dan parameter yang telah disebutkan. Perlu dipahami bahwa hasil monitoring media dapat berbeda apabila menggunakan metode, alat analisis, aplikasi, atau sumber data yang tidak sama. Variasi platform, algoritma pengukuran, cakupan media yang dipindai, serta perbedaan periode waktu dapat menghasilkan angka dan pemetaan yang tidak sepenuhnya identik. Oleh karena itu, data dalam laporan ini bersifat indikatif dan tidak dimaksudkan sebagai acuan tunggal, melainkan sebagai gambaran umum khususnya bagi Lintas Priangan dan umumnya bagi perkembangan ekosistem media lokal, khususnya di wilayah Priangan Timur.

Pendalaman Isu dan Kajian Lanjutan

Saat ini, tim redaksi Lintas Priangan tengah melakukan kajian lanjutan untuk mengklasifikasi isu-isu yang menjadi pemicu naiknya sentimen negatif. Analisis ini meliputi pemisahan berdasarkan topik pemberitaan, pola penggunaan kata kunci, dan distribusi di seluruh platform media online.

Hasil kajian lengkap akan disampaikan dalam laporan berikutnya. Dengan demikian, publik dapat melihat tren pemberitaan secara lebih mendalam dan memahami isu-isu yang memengaruhi persepsi masyarakat terhadap Wali Kota Tasikmalaya.

Related Articles

Back to top button