Berita Ciamis

Hari Juang TNI AD ke-79, Dandim Ciamis: Tentara Bagian Tak Terpisahkan Dari Rakyat

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Tentara adalah bagian tak terpisahkan dari rakyat, bukan golongan di luar masyarakat, bukan kasta yang berdiri di atas masyarakat, melainkan bagian dari rakyat yang memiliki kewajiban untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu dikatakan Dandim 0613/Ciamis, Letkol Inf Afiid Cahyono, S.Sos., S.H., M.Han, ketika menjadi pemimpin upacara Hari Juang TNI AD ke-79 di Halaman Pendopo Ciamis, Minggu (15/12/2024).

Hari Juang TNI AD diperingati setiap tahun sebagai momen refleksi untuk mengenang perjuangan TNI AD dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Hari Juang TNI AD ke-79 yang mengusung tema ‘TNI AD Berjuang Bersama Rakyat’ ini mencerminkan jati diri TNI AD sebagai tentara rakyat, yang lahir, berjuang, dan mengabdi untuk rakyat.

“Kekuatan TNI AD tidak hanya berasal dari kedisiplinan dan kemampuan profesional, tetapi juga dari sinergi yang kuat dengan rakyat. Bersama rakyat kita berjuang untuk rakyat kita mengabdi,” kata Letkol Afiid.

Dalam upacara itu, Letkol Afiid juga mengutip pesan legendaris Panglima Besar Jenderal Soedirman yang menekankan semangat pengabdian dan keberanian dalam menghadapi segala tantangan.

“Robek-robek lah badanku, potong-potonglah jasadku ini, karena jiwaku dilindungi benteng merah putih akan tetap hidup,” katanya, mengutip pesan Panglima Besar Jendral Soedirman.

Letkol Afiid menjelaskan, para prajurit TNI AD harus tetap menjaga semangat perjuangan para pahlawan yang telah berkorban untuk meraih kemerdekaan.

“Sebagai Panglima Besar TNI pertama, Jenderal Soedirman adalah simbol keberanian, ketulusan, dan pengabdian tanpa pamrih. Untuk itu kita harus meneladani nilai-nilai perjuangan beliau,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Panglima Besar Jenderal Soedirman mengajarkan bahwa, keberanian dan pengabdian kepada bangsa adalah inti dari jati diri prajurit TNI.

“Nilai-nilai ini harus menjadi landasan dalam setiap langkah prajurit TNI AD,” tandasnya.

Menurutnya, semangat Jenderal Soedirman relevan dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk krisis pangan, air, dan bencana alam yang semakin kompleks.

“Sebagai prajurit, kita harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” jelasnya.

Letkol Apiid juga mengungkapkan, ada banyak program TNI AD seperti Manunggal Air, ketahanan pangan, dan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil menjadi bukti konkret peran TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Program-program ini adalah bentuk pengabdian TNI AD untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara TNI AD dan rakyat adalah kekuatan besar yang menjadi benteng utama dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Letkol Apiid menyampaikan, TNI AD juga memanfaatkan teknologi untuk memperkuat komunikasi dengan rakyat. Informasi yang edukatif dan partisipasi aktif masyarakat adalah kunci sinergi dalam menjaga kedaulatan negara.

“Teknologi harus menjadi alat untuk lebih mendekatkan TNI AD dengan rakyat, sehingga kita bisa memahami kebutuhan mereka dengan lebih baik dan memberikan solusi yang tepat,” jelasnya.

Letkol Afiid juga mengajak seluruh prajurit dan masyarakat agar terus bersatu dalam menjaga keutuhan NKRI. Bersama rakyat, perjuangan TNI AD tidak akan pernah berakhir.

“Jadilah patriot yang selalu berpihak kepada rakyat, karena kekuatan kita adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kodim 0613/Ciamis Gelar Upacara Hari Juang TNI AD ke-79

Dirinya berpesan kepada para prajurit untuk selalu menjadikan dasar Bendera Merah Putih tertanam di jiwa dalam dada tiap sanubari tidak boleh terkontaminasi dengan kelompok apapun selalu terjaga kebersamaannya.

Ia juga berharap melalui momentum Hari Juang TNI AD ini, prajurit TNI dan masyarakat bisa semakin bersinergi untuk menghadapi tantangan yang ada. Tantangan ke depan semakin kompleks, tetapi kita harus tetap bersatu.

“Dengan semangat merah putih di dada, TNI AD akan terus menjadi pelindung rakyat dan garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara,” harapnya.

Dalam rangka hari juang tersebut, Kodim 0613/Ciamis juga menggelar berbagai kegiatan diantaranya pembuatan akte kelahiran gratis bagi masyarakat, donor darah dan pengobatan masal, pembersihan sungai dan lainnya.

Seusai upacara Dandim bersama rombongan melakukan pengecekan stand Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Alun-alun Ciamis. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button