Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Citanduy

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Penemuan mayat pria tanpa identitas yang hanyut di Sungai Citanduy mengejutkan warga Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang penambang pasir pada Kamis pagi sekitar pukul 09.42 WIB. Pria yang diperkirakan berusia 31 tahun itu terlihat mengambang di aliran sungai yang sering dijadikan lokasi penambangan pasir oleh warga setempat.
Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan kaos lengan panjang berwarna merah dan celana panjang kain berwarna cokelat.
Saksi di lokasi mengatakan bahwa penampakan mayat di sungai cukup mengejutkan. “Saya kaget melihat mayat itu hanyut di sekitar tempat biasa saya bekerja,” ujar penambang pasir tersebut.
Setelah penemuan itu, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.
Mendapatkan laporan dari warga, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), dan relawan Jabar Bergerak segera dikerahkan ke lokasi.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjar, Yudi Andiana, menyatakan bahwa timnya segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan tim untuk melakukan evakuasi,” jelas Yudi kepada wartawan.
Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar kondisi mayat tetap utuh. Para petugas bekerja sama untuk memastikan evakuasi berjalan lancar. Yudi menjelaskan bahwa keselamatan dan kelancaran proses sangat diperhatikan.
“Kami memastikan setiap langkah berjalan hati-hati agar kondisi jenazah tidak rusak,” katanya.
Setelah dievakuasi dari sungai, mayat tersebut dibawa ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD Kota Banjar.
Di IPJ RSUD Kota Banjar, jenazah diperiksa untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, tim inafis dari Polres Banjar turut menangani kasus penemuan mayat ini. Mereka melakukan berbagai prosedur untuk mengetahui identitas korban. Pihak kepolisian berharap agar segera memperoleh informasi tentang identitas korban.
“Kami akan terus berupaya untuk mengidentifikasi korban agar dapat menghubungi pihak keluarga,” ujar salah satu petugas kepolisian.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor. Petugas berharap agar keluarga yang mungkin mengenali ciri-ciri korban bersedia membantu proses identifikasi.
BACA JUGA: Proses Adopsi Bayi yang Dibuang Ibunya di Tong Sampah Menunggu Proses Hukum
“Jika ada yang mengenali ciri-ciri korban, kami harap mereka segera menghubungi Polres Banjar atau RSUD Kota Banjar,” kata Yudi Andiana, menegaskan kembali pentingnya kerja sama dari masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas korban masih belum diketahui. Pihak kepolisian melanjutkan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban tersebut.
Para petugas tetap berupaya agar proses identifikasi dapat segera selesai. Mereka berharap identitas korban bisa segera terungkap sehingga keluarga korban dapat segera diberi kepastian


