Catat! Pemerintah Tetapkan Hari Libur & Cuti Bersama Tahun 2026

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Pemerintah resmi menetapkan daftar hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB. Informasi ini juga dipublikasikan melalui infografik resmi Kementerian PPN/Bappenas.
Penetapan kalender libur ini penting untuk perencanaan kegiatan masyarakat, agenda pemerintahan, pendidikan, hingga dunia usaha. Total terdapat 16 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama yang tersebar sepanjang tahun 2026.
Daftar Hari Libur Nasional 2026
Berikut rangkuman hari-hari besar yang ditetapkan sebagai hari libur nasional:
Januari
- 1 Januari – Tahun Baru 2026 Masehi
- 16 Januari – Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
Februari
- 17 Februari – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Maret
- 19 Maret – Hari Suci Nyepi, Tahun Baru Saka 1948
- 21 Maret – Idul Fitri 1447 Hijriah
- 22 Maret – Idul Fitri 1447 Hijriah
April
- 3 April – Wafat Isa Almasih
- 5 April – Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah)
Mei
- 1 Mei – Hari Buruh Internasional
- 14 Mei – Kenaikan Yesus Kristus
- 27 Mei – Idul Adha 1447 Hijriah
- 31 Mei – Hari Raya Waisak 2570 BE
Juni
- 1 Juni – Hari Lahir Pancasila
- 16 Juni – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah
Agustus
- 17 Agustus – Hari Proklamasi Kemerdekaan RI
- 25 Agustus – Maulid Nabi Muhammad SAW
Desember
- 25 Desember – Kelahiran Yesus Kristus (Natal)
Daftar Cuti Bersama 2026 (8 Hari)
Selain hari libur nasional, pemerintah juga menetapkan 8 hari cuti bersama, sebagai berikut:
Februari
- 16 Februari – Tahun Baru Imlek
Maret
- 18 Maret – Hari Suci Nyepi
- 20 Maret – Idul Fitri 1447 H
- 23 Maret – Idul Fitri 1447 H
- 24 Maret – Idul Fitri 1447 H
Mei
- 15 Mei – Kenaikan Yesus Kristus
- 28 Mei – Idul Adha 1447 H
Desember
- 24 Desember – Kelahiran Yesus Kristus
Dampak Positif bagi Publik dan Ekonomi
Penetapan dini jadwal libur 2026 memberi ruang bagi masyarakat untuk menyusun rencana perjalanan, agenda keluarga, hingga aktivitas institusi. Sektor pariwisata dan transportasi juga mendapat keuntungan dari kepastian jadwal ini karena dapat menyiapkan promosi dan layanan jauh hari.
Dengan adanya 8 cuti bersama, pemerintah berharap mobilitas masyarakat meningkat dan perekonomian daerah dapat terdongkrak, terutama di pusat wisata dan destinasi budaya.
Masyarakat diimbau menyimpan kalender ini sebagai acuan resmi, terutama bagi yang berencana melakukan mudik, liburan, atau penjadwalan kegiatan penting pada tahun 2026.



