Uncategorized

Kabupaten Ciamis Percepat Turunkan Stunting

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. BDalam rangka mempercepat penurunan stunting, pemerintah daerah Ciamis mengadakan kegiatan sosialisasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE). Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 dan bertujuan untuk meningkatkan komitmen semua pihak dalam mencegah stunting di wilayah tersebut.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga. Pada hari pertama, masyarakat mendapatkan pelayanan kontrasepsi gratis di seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Ciamis, termasuk Puskesmas Dayeuhluhur 2 di Kabupaten Cilacap.

Selain pelayanan kontrasepsi, diadakan juga sarasehan untuk keluarga berisiko stunting. Dalam sarasehan ini, diperkenalkan program “gerabag stunting manis,” yang merupakan inisiatif untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam pencegahan stunting.

Salah satu peserta sarasehan, seorang ibu rumah tangga, menyampaikan bahwa informasi yang didapat sangat berguna.

“Saya jadi tahu bagaimana cara menjaga kesehatan anak agar terhindar dari stunting,” katanya.

Pada hari kedua, fokus kegiatan beralih ke edukasi gizi dan kesehatan reproduksi untuk remaja. Sebuah sesi interaktif diadakan di mana remaja diajak berdiskusi tentang pentingnya gizi seimbang dan cara menjaga kesehatan.

Pada kesempatan tersebut narasumber yang hadir menekankan bahwa remaja perlu mendapatkan informasi yang tepat untuk mempersiapkan masa depan mereka.

“Pendidikan gizi harus dimulai sejak dini,” ujar seorang ahli gizi yang menjadi pembicara dalam acara tersebut.

Kegiatan ini juga menyediakan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat umum. Banyak warga yang datang untuk memanfaatkan layanan kesehatan ini.

“Kami sangat senang ada kegiatan seperti ini. Jadi bisa cek kesehatan tanpa biaya,” ucap salah seorang warga yang hadir.

Kegiatan diakhiri dengan pagelaran wayang golek yang mengangkat tema stunting, sebagai bentuk edukasi sekaligus hiburan untuk masyarakat.

Di hari terakhir, acara ditutup dengan diskusi antara pejabat terkait dan masyarakat.

Dian Budiana, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menyatakan, kegiatan ini tidak hanya untuk memberikan informasi, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pencegahan stunting.

“Masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi,” katanya.

Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam pencegahan stunting.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, diharapkan angka stunting di Ciamis dapat menurun secara signifikan.

BACA JUGA: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Mayat Dalam Karung di Tasikmalaya

Para peserta kegiatan merasa optimis bahwa dengan adanya program-program seperti ini, kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan anak akan meningkat.

“Dengan dukungan yang terus menerus dan partisipasi aktif dari masyarakat, upaya pencegahan stunting di Ciamis dapat berjalan dengan baik,” pungkas Dian.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (Rini)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button