Berita Tasikmalaya

Sepanjang April, Kota Tasikmalaya Alami Deflasi 0,33%. Artinya?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Masyarakat Kota Tasikmalaya mendapat sedikit angin segar pada April 2025. Biaya untuk layanan informasi, komunikasi, dan jasa keuangan — seperti pulsa, paket internet, hingga layanan perbankan — tercatat mengalami penurunan harga.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok pengeluaran tersebut mengalami deflasi atau penurunan harga sebesar 0,33%. Angka ini lebih besar dibandingkan penurunan di bulan Maret yang hanya 0,03%. Artinya, harga layanan komunikasi dan keuangan turun lebih banyak di bulan April dibandingkan sebelumnya.

Penurunan harga ini juga turut menekan inflasi secara umum di Kota Tasikmalaya. Dari sembilan kelompok pengeluaran yang dipantau BPS, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan menjadi salah satu penyumbang penurunan inflasi terbesar bulan ini.

Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk sektor ini juga tercatat menurun. Pada April 2025, IHK berada di level 98,84, turun dari bulan sebelumnya yang sebesar 99,17. IHK sendiri adalah angka yang menggambarkan perubahan harga dari waktu ke waktu. Jika angkanya turun, artinya harga-harga dalam kelompok tersebut ikut turun.

Secara tahunan (year-on-year), harga di sektor ini juga lebih rendah dibanding April tahun lalu — turun 0,29%. Bahkan jika dibandingkan dengan awal tahun (year-to-date), harga di kelompok ini sudah menyusut 0,36%. Dengan kata lain, secara perlahan masyarakat membayar lebih murah untuk layanan komunikasi dan keuangan dibanding awal 2025.

Penurunan harga terbesar terjadi pada subkelompok layanan informasi dan komunikasi, yang mencakup tarif pulsa dan data internet, yakni sebesar -0,49%.

Jika dibandingkan dengan 150 kota dan kabupaten lain di Indonesia yang juga dipantau BPS, posisi Tasikmalaya berada di peringkat ke-42 untuk penurunan harga sektor ini. Adapun penurunan terbesar secara nasional terjadi di satu daerah yang mencapai -0,48%, sementara yang tertinggi mencapai -0,42%.

Apa Penyebabnya?

Beberapa faktor yang diperkirakan menjadi penyebab turunnya harga di sektor informasi, komunikasi, dan jasa keuangan di Kota Tasikmalaya antara lain:

  1. Persaingan tarif antarpenyedia layanan – Banyak operator seluler dan internet menawarkan promo, diskon, atau paket hemat, yang otomatis menurunkan harga rata-rata di pasaran.
  2. Pemanfaatan teknologi digital yang makin luas – Masyarakat lebih pintar memilih layanan dengan harga lebih murah, termasuk layanan keuangan berbasis digital yang lebih efisien.
  3. Daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih – Beberapa rumah tangga menekan pengeluaran dengan memilih layanan komunikasi yang lebih terjangkau, mendorong penyedia jasa menyesuaikan tarif.
  4. Efisiensi biaya operasional dari penyedia jasa – Beberapa pelaku usaha mungkin berhasil menurunkan biaya operasional, sehingga bisa menurunkan harga jual tanpa mengorbankan keuntungan.
  5. Dampak kebijakan efisiensi anggaran di tubuh pemerintah – Efisiensi anggaran di lingkungan pemerintah Kota Tasikmalaya dan daerah lain di Indonesia, sangat mungkin menjadi faktor penyebab karena belanja barang dan jasa pemerintah kerapkali bersinggungan langsung dengan aktivitas ekonomi lokal.

Apa Artinya untuk Masyarakat dan Pemerintah?

Bagi warga Tasikmalaya, kabar ini cukup menggembirakan. Harga pulsa, paket internet, atau layanan keuangan yang turun berarti pengeluaran bulanan bisa sedikit lebih ringan.

Namun dari sisi pelaku usaha, penurunan harga bisa jadi tantangan karena berpotensi menurunkan pendapatan. Mereka perlu mencari strategi agar tetap kompetitif tanpa merugi.

Sementara itu, pemerintah daerah diharapkan tetap memantau tren ini secara hati-hati. Jika penurunan harga ini merupakan sinyal lemahnya permintaan masyarakat, maka perlu ada kebijakan untuk mendorong kembali konsumsi dan aktivitas ekonomi. (Lintas Priangan)

Related Articles

Back to top button