Berita Tasikmalaya

Profil Palawi Risorsis: Digadang-gadang Bakal Kelola Kawasan Wisata Galunggung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu langkah terbarunya adalah menjajaki kerja sama dengan PT Palawi Risorsis, anak perusahaan Perum Perhutani, untuk mengelola Objek Wisata Gunung Galunggung.

Penjajakan kerja sama itu diungkap langsung oleh Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, saat menerima kuncungan Direktur PT. Palawi Risorsis di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (29/10/2025). Dalam kunjungan tersebut, Cecep menilai bahwa potensi wisata Galunggung sangat besar, namun belum tergarap secara maksimal.

Cecep yakin, kawasan wisata Kawah Galunggung bisa memberikan kontribusi yang lebih besar jika dikelola oleh pihak profesional.

Cecep menegaskan bahwa Pemkab Tasikmalaya membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak profesional yang mampu mengembangkan wisata Galunggung menjadi destinasi unggulan Jawa Barat bagian selatan.

Sekilas Tentang Palawi Risorsis

Nama Palawi Risorsis memang belum begitu populer di kalangan wisatawan Tasikmalaya, namun di tingkat nasional perusahaan ini dikenal sebagai operator wisata alam terbesar yang berada di bawah naungan Perum Perhutani.

PT Palawi (Perhutani Alam Wisata) Risorsis merupakan perusahaan yang berfokus pada pengelolaan wisata alam, edukasi lingkungan, dan konservasi hutan. Perusahaan ini mengelola puluhan objek wisata alam di berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Berdasarkan Company Profile Palawi Risorsis 2024, perusahaan yang juga dikenal dengan merek Econique ini memiliki sejumlah kluster wisata unggulan, antara lain:

  • Kawah Putih, Ranca Upas, dan Patuha Resort di Ciwidey
  • Orchid Forest, Grafika Cikole, dan Puncak Bintang di Lembang
  • Coban Rondo dan Coban Talun di Malang
  • Baturraden dan Curug Cipendok di Banyumas
  • Pulau Merah dan De Djawatan di Banyuwangi

Selain itu, Palawi Risorsis juga telah mencantumkan Kluster Priangan dalam peta bisnisnya, yang meliputi Galunggung, Karaha Bodas, dan Lamping Cikorek.
Artinya, perusahaan ini memang sudah memiliki rencana strategis untuk mengembangkan wisata alam di kawasan Tasikmalaya.

Profesional di Balik Palawi Risorsis

Perusahaan yang berkantor pusat di Jl. Villa No.1, Karet Semanggi, Jakarta Selatan ini dipimpin oleh Tedy Sumarto sebagai Direktur Utama, Widi Tjahyanto sebagai Direktur, dan Tony Kuspuja sebagai Komisaris.
Palawi Risorsis dikenal menerapkan pendekatan ekowisata, yang menyeimbangkan antara keuntungan ekonomi, pelestarian alam, dan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Dengan pengalaman mengelola lebih dari 50 destinasi wisata alam di Pulau Jawa, Palawi menjadi salah satu entitas paling berpengaruh dalam jaringan wisata alam milik Perhutani.

Harapan Baru untuk Wisata Galunggung

Kawasan Gunung Galunggung adalah ikon wisata Tasikmalaya yang terkenal dengan pemandian air panas, jalur pendakian, dan panorama kawahnya yang memukau. Namun, daya tarik besar itu belum sepenuhnya diimbangi dengan tata kelola dan fasilitas yang memadai.

Kehadiran Palawi Risorsis diharapkan bisa membawa perubahan. Dengan pengalaman panjang dan jaringan manajemen profesional, Palawi diharapkan mampu menjadikan Galunggung sebagai destinasi wisata unggulan berkelas nasional yang tetap menjaga keaslian alamnya.

Jika kerja sama ini terealisasi, pariwisata Tasikmalaya berpeluang naik kelas dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, meningkatkan PAD daerah, sekaligus memperkuat citra Tasikmalaya sebagai “Kota Wisata Alam Priangan Timur.” Semoga. (AC)

Related Articles

Back to top button