Berita Tasikmalaya

Foto Dukung Kejati Jabar Beredar, Ada Apa dengan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebuah foto yang memperlihatkan dua orang membentangkan spanduk dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) beredar di platform WhatsApp, Selasa (11/11/2025). Foto tersebut diterima nomor WhatsApp redaksi Lintas Priangan tanpa disertai pesan, keterangan, ataupun identitas pengirim. Saat ditanya lebih lanjut, pengirim foto tidak merespons dan memilih bungkam.

Dalam foto yang beredar itu tampak dua orang pemuda sedang berdiri di depan gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di Bandung. Mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan dukungan kepada Kejati Jabar untuk menyelidiki dugaan suap dan monopoli proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya. Belum diketahui kapan foto tersebut diambil dan dalam rangka apa aksi tersebut dilakukan.

Pihak redaksi mencoba menelusuri keberadaan kedua orang dalam foto. Namun, sampai berita ini ditulis, belum ada informasi mengenai identitas mereka. Situasi ini justru berpotensi memunculkan pertanyaan lanjutan dari publik, mengenai konteks foto tersebut dan isu yang dibawanya.


Pertanyaan Muncul di Kalangan Publik

Seiring beredarnya foto tersebut, muncul pertanyaan yang cukup mengemuka: ada apa dengan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya? Pertanyaan ini mencuat karena spanduk yang dibentangkan secara langsung menyebut institusi tersebut dalam konteks dugaan penyimpangan proyek.

Lintas Priangan kemudian mencoba mengonfirmasi kepada salah seorang pengusaha konstruksi di Kota Tasikmalaya untuk memperoleh penjelasan. Namun, pengusaha yang bersangkutan enggan memberi komentar banyak. Ia juga meminta agar namanya tidak disebutkan dalam pemberitaan.

Serba salah kang. Saya mah jelema usaha, moal mimilu,” ujarnya singkat saat dihubungi.
Sikap pengusaha tersebut terkesan menghindari pembahasan detail. Jawaban yang ia berikan memberi kesan bahwa saat ini memang sedang terjadi situasi sensitif di lingkaran pekerjaan konstruksi di Kota Tasikmalaya, meskipun ia tidak menyebutkan keadaan tersebut secara eksplisit.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas PUTR Kota Tasikmalaya terkait isu dugaan suap atau monopoli proyek sebagaimana tertera dalam spanduk. Begitu pula dari pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, belum ada keterangan mengenai apakah isu tersebut sedang atau akan menjadi objek penyelidikan lebih lanjut.


Menunggu Penjelasan Pihak Berwenang

Beredarnya foto tanpa keterangan ini membuat ruang percakapan publik di Tasikmalaya kembali ramai dengan isu pengelolaan proyek pekerjaan konstruksi yang kerap digawangi Dinas PUTR. Namun, karena informasi yang tersedia masih sebatas visual dan dugaan, pembahasan di masyarakat untuk sementara masih berada pada tahap penafsiran.

Lintas Priangan akan berupaya meminta tanggapan dari pejabat terkait di Dinas PUTR Kota Tasikmalaya, termasuk klarifikasi mengenai proyek-proyek yang disebut dalam spanduk. Upaya konfirmasi juga akan dilakukan kepada Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya untuk membantu menelusuri informasi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, intinya untuk memastikan apakah ada proses hukum yang sedang berjalan atau rencana penelusuran lebih lanjut atas isu tersebut.

Foto yang beredar ini pada akhirnya menjadi pemantik diskusi publik mengenai transparansi dan tata kelola proyek pemerintah daerah. Namun kepastian soal relevansi isi spanduk dengan situasi faktual di lapangan masih menunggu kehadiran keterangan resmi dari pihak yang berwenang.

Lagi pula, bukankah pekerjaan konstruksi selama ini sudah dijaga oleh sistem lelang? Apakah masih memungkinkan permainan suap dan persekongkolan untuk dominasi? Malam ini, Lintas Priangan akan mencoba menggali potensi tersebut dengan mewawancarai seorang pensiunan PNS yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum. Simak terus perkembangan informasi di Lintas Priangan. (GPS)

Related Articles

Back to top button