FPK Kabupaten Tasikmalaya Gelar Pembagian Bendera dan Senam Sehat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan serangkaian kegiatan yang penuh makna. Kegiatan yang mencakup pembagian bendera merah putih dan senam sehat ini diselenggarakan di dua lokasi, yakni Kecamatan Jatiwaras pada 9 Agustus 2025, dan Kecamatan Taraju pada 10 Agustus 2025. Acara yang terbuka untuk umum ini disambut dengan antusiasme tinggi dari warga setempat, menandakan betapa pentingnya semangat kebangsaan yang dibawa oleh kegiatan ini.
Kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, yang mengingatkan pentingnya memperingati Hari Kemerdekaan dengan rasa kebanggaan dan semangat nasionalisme. Bupati berpesan, agar peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi agenda di lingkungan pemerintahan, tetapi harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di desa-desa yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua FPK Kabupaten Tasikmalaya, Deni Daelani, mengatakan bahwa meski acara ini terlihat sederhana, tetapi sejatinya mengandung makna yang sangat mendalam. “Kami menginginkan agar nilai-nilai kebangsaan tetap tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga hingga pelosok desa. Kemerdekaan yang kita raih adalah hasil dari perjuangan bersama. Oleh karena itu, semangat kebangsaan pun harus kita pelihara secara kolektif, tanpa memandang status sosial, suku, atau agama,” ujarnya.
Deni menambahkan, meskipun kegiatan serupa dilaksanakan setiap tahun, semangat yang diusungnya tidak boleh memudar. “Kegiatan ini memang sudah menjadi tradisi tahunan, namun tidak ada kata usang untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya merayakan bulan kemerdekaan dengan penuh semangat. Mari bersama-sama mengibarkan Sang Saka Merah Putih dan mewariskan kepada generasi berikutnya nilai-nilai kebangsaan yang terkandung di dalamnya. Ini adalah momen yang harus terus kita lestarikan,” ungkap Deni dengan penuh semangat.
Ketua FPK juga berharap agar momentum bulan kemerdekaan ini menjadi momentum pembauran, untuk mempererat persatuan dan kebersamaan. “Bangsa ini besar justru perbedaan, tetapi perbedaan dalam bingkai persatuan, perbedaan yang dilandasi semangat kebersamaan. Karena itu, jangan sampai ada sekat-sekat yang memisahkan kita hanya karena perbedaan suku, agama, atau status sosial. Bangsa Indonesia lahir melalui perjuangan bersama, dan karena itu, kita harus merawat kemerdekaan ini bersama-sama,” lanjutnya.
Dalam acara yang berlangsung di dua kecamatan tersebut, warga tampak antusias mengikuti kegiatan senam sehat dan pembagian bendera merah putih. Senam sehat yang diadakan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kebugaran tubuh, tetapi juga sebagai bentuk simbolis dari semangat hidup sehat dan semangat untuk menjaga persatuan. Pembagian bendera merah putih yang dilakukan di tengah-tengah acara juga menjadi pengingat bahwa setiap warga negara memiliki peran penting dalam menjaga dan menghormati simbol negara.

Kegiatan ini juga berhasil menciptakan atmosfer kebersamaan warga. Mereka datang dari berbagai latar belakang, tanpa memandang perbedaan. Semua berkumpul dengan satu tujuan, yaitu untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-80. Momen ini tidak hanya mempererat ikatan sosial di tingkat kecamatan, tetapi juga mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga semangat kebangsaan dan nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.
“Semangat kebangsaan harus terus kita hidupkan, baik dalam momen perayaan besar seperti ini, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita terus jaga persatuan, dan jadikan momen Hari Kemerdekaan sebagai titik awal untuk memperkuat kebersamaan kita sebagai bangsa. Indonesia besar karena kita semua,” tutup Deni. (Lintas Priangan/AA)



