Rumah di Sirnagalih Terbakar, Diduga akibat Anak-Anak Main Korek Api

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya, kali ini menimpa sebuah rumah kosong di Kampung Cipapagan, RT 003 RW 005, Kelurahan Sirnagalih, Kecamatan Indihiang, Sabtu (22/11/2025) siang. Meski api tidak merambat luas dan berhasil dipadamkan dengan cepat, peristiwa ini membuka kembali pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di area bangunan yang tidak berpenghuni.
Koordinator Lapangan Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, atau yang akrab disapa Om Prenk, menjelaskan bahwa insiden ini berawal dari laporan Ketua RT setempat, yang diterima Call Center Damkar pada pukul 13.40 WIB. Dalam hitungan satu menit setelah laporan masuk, Regu 3 Damkar langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan dua unit mobil pemadam, masing-masing Fire Truck 03 dan Fire Truck 04.
“Menurut keterangan dari RT, sumber api muncul akibat anak-anak bermain korek api di dalam rumah kosong tersebut. Percikan api diduga mengenai kasur kapuk yang ada di dalam rumah, sehingga muncul kobaran api,” kata Om Prenk.
Beruntung, warga yang berada di sekitar lokasi bertindak cepat. Dengan peralatan seadanya, mereka melakukan pemadaman awal untuk mencegah api merembet ke rumah lain. Lingkungan yang padat dan kondisi rumah kosong yang tidak terawat membuat situasi sempat mengkhawatirkan. Namun upaya warga cukup berhasil sehingga api tidak meluas.
Regu 3 Damkar tiba di lokasi pada pukul 13.45 WIB dengan respon time sekitar lima menit. Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah padam. Meski demikian, mereka tetap melaksanakan prosedur standar berupa pengecekan dan pendinginan total untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang dapat memicu kebakaran ulang. Proses pendinginan selesai pada pukul 13.48 WIB.
Dalam pemeriksaan di lokasi, diketahui bahwa area belakang rumah merupakan bagian yang terdampak. Tingkat kerusakan dinyatakan sedang, sementara luas area terbakar masih dalam proses pendataan. Mengingat rumah tersebut tidak berpenghuni, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Nilai kerugian pun belum dapat ditaksir.
Om Prenk menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa rumah kosong tetap memiliki potensi bahaya, terutama jika aksesnya terbuka dan tidak diawasi. Ia mengimbau masyarakat untuk memperhatikan area sekitar agar tidak menjadi tempat bermain anak-anak yang berpotensi membahayakan.
“Sering kali rumah kosong dianggap aman karena tidak ada aktivitas. Padahal justru sebaliknya. Jika ada benda-benda mudah terbakar di dalamnya, sedikit percikan saja bisa memicu kebakaran. Orang tua perlu lebih waspada dan mengingatkan anak-anak agar tidak bermain korek api, terutama di tempat-tempat seperti ini,” ujarnya.
Damkar Kota Tasikmalaya mengingatkan bahwa laporan cepat dari masyarakat sangat membantu mencegah kebakaran meluas. Jika terjadi kondisi mencurigakan atau kebakaran, masyarakat dapat menghubungi Call Center Damkar Kota Tasikmalaya di (0265) 313113 atau 0811-2073-113 untuk penanganan darurat.



