Berita Tasikmalaya

Revitalisasi Sekolah di Tasikmalaya Segera Dimulai

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Upaya perbaikan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya memasuki tahap penting tahun ini. Pemerintah daerah memastikan bahwa sebanyak 54 sekolah rusak di Tasikmalaya akan direvitalisasi secara bertahap, termasuk SDN Curugtelu yang sempat viral karena kondisi bangunannya yang mengkhawatirkan. Program perbaikan ini menjadi harapan baru bagi ribuan siswa yang selama ini belajar di ruang kelas yang tidak lagi layak.

Kepastian revitalisasi disampaikan oleh Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Solihin. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan fisik sebagian sekolah akan dimulai pada November 2025. Langkah ini sekaligus merespons tingginya keresahan masyarakat yang menginginkan fasilitas pendidikan di wilayahnya segera diperbaiki. Pemerintah menegaskan bahwa daftar 54 sekolah tersebut telah ditetapkan sebagai prioritas utama, terutama yang bangunannya memiliki risiko membahayakan proses kegiatan belajar mengajar.

Dimulai November, Revitalisasi Beri Harapan Baru bagi Orang Tua dan Siswa

Program perbaikan sekolah rusak di Tasikmalaya ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat, terlebih bagi orang tua murid yang selama ini cemas terhadap keselamatan anak-anak mereka. Banyak dari bangunan sekolah itu mengalami kerusakan berat akibat faktor usia maupun bencana alam, sehingga tidak lagi memenuhi standar keamanan.

Menurut Ahmad Solihin, revitalisasi tidak hanya mencakup perbaikan ruang kelas, tetapi juga fasilitas penting lainnya yang mendukung proses belajar, seperti ruang guru atau perpustakaan. SDN Curugtelu, salah satu sekolah yang ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu, dipastikan masuk dalam daftar prioritas. Pemerintah berharap kehadiran bangunan baru nantinya dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menghadirkan rasa aman bagi seluruh warga sekolah.

Komunikasi Pemerintah Daerah dan Pusat Berjalan Cepat

Sebelumnya, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengungkapkan bahwa percepatan revitalisasi sekolah rusak di Tasikmalaya merupakan hasil komunikasi intensif dengan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Melalui koordinasi tersebut, pemerintah pusat menyetujui pelaksanaan konstruksi yang dijadwalkan mulai minggu kedua November 2025.

Bupati menilai bahwa lingkungan sekolah yang nyaman akan berdampak besar pada perkembangan anak. Ketika ruang belajar aman dan layak, siswa dapat belajar dengan tenang dan guru dapat mengajar tanpa rasa khawatir terhadap kondisi bangunan. Dengan demikian, revitalisasi ini tidak hanya memperbaiki fisik sekolah, tetapi juga memperkuat kualitas pendidikan generasi muda di Tasikmalaya.

Masyarakat berharap proyek ini berjalan lancar agar puluhan sekolah yang selama ini rusak dapat segera digunakan kembali. Pemerintah daerah yakin, pendidikan yang difasilitasi dengan sarana yang baik akan membentuk generasi penerus yang kuat, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan.

Related Articles

Back to top button