Kopi Excelsa Sumedang: Biji Lokal yang Mendunia berkat Dukungan Digital

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Di balik aroma harum dan rasa manis yang memikat, Kopi Excelsa Sumedang tengah menapak jalan menuju panggung global. Kopi lokal asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, ini berhasil mencuri perhatian penikmat kopi dunia, berkat karakteristik uniknya yang berbeda dari arabika maupun robusta.
Sumedang, yang lebih dikenal dengan tahu gurihnya, kini menambah kebanggaan lokal melalui excelsa. Perkebunan kopi excelsa tersebar di lereng Gunung Manglayang, Gunung Beser Rancakalong, Gugusan Gunung Kareumbi, Gunung Cakrabuana, hingga Gunung Tampomas. Meskipun arealnya relatif kecil, hanya 88 hektare resmi terdaftar, jumlah pohon excelsa yang tersebar di pekarangan warga mencapai ribuan, menjadi bukti ketekunan petani setempat.
Kolaborasi strategis dengan platform e-commerce besar, Tokopedia dan TikTok Shop, membuat Kopi Excelsa Sumedang kini lebih mudah dijangkau konsumen, baik di pasar nasional maupun internasional. “Kolaborasi ini menjadi dukungan nyata bagi petani kopi, sekaligus meningkatkan daya saing excelsa di level global,” ujar Aditia Grasio Nelwan, Head of Communications Tokopedia dan TikTok E-commerce Indonesia, saat talkshow Hari Kopi Sedunia di Bandung.
Keunikan excelsa mulai diperkenalkan di ajang internasional oleh barista Indonesia, termasuk Ryan Wibawa, Juara Ketiga World Brewers Cup 2024. Ryan menggunakan kopi excelsa Sumedang dalam kompetisi di Chicago, Amerika Serikat, dan berhasil memukau para juri dengan dominasi rasa manis yang khas. “Kopi excelsa Sumedang memiliki cita rasa dan aroma yang membuktikan bahwa hasil bumi Indonesia mampu bersaing di level dunia,” katanya.
Selain rasa, kualitas Kopi Excelsa Sumedang juga menjadi fokus utama. Ryan menekankan pentingnya konsistensi dari proses tanam, pasca panen, hingga penyeduhan. Hal ini memastikan setiap cangkir yang dinikmati konsumen memberikan pengalaman rasa otentik yang sama. Tidak hanya untuk dinikmati sendiri, excelsa kini menjadi bahan eksperimen berbagai kreasi kopi modern, membuka peluang bagi inovasi kuliner lokal.
Namun, popularitas yang meningkat membawa tantangan tersendiri. Ketersediaan biji kopi excelsa masih terbatas sehingga permintaan sering melebihi stok. Ryan bekerja sama dengan Coffee Processor Rainaldi dan petani lokal untuk membudidayakan excelsa secara berkelanjutan, memastikan pasokan tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga ekspor.
Kopi Excelsa Sumedang bukan sekadar komoditas, tetapi simbol kebanggaan lokal yang merangkul inovasi digital, kolaborasi antar-lokal, dan keahlian barista Indonesia. Dari pegunungan Sumedang hingga panggung internasional, excelsa membuktikan bahwa cita rasa lokal mampu memikat dunia, satu cangkir sekaligus. (GPS)



