Berita Pangandaran

Puncak Kepadatan Lalin Pangandaran Diprediksi 31 Desember

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, arus lalu lintas di kawasan wisata Pangandaran diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. Peningkatan volume kendaraan diperkirakan terjadi pada 31 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025. Hingga saat ini, situasi lalu lintas di jalur arteri dan kawasan wisata masih terpantau lancar.

Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Asep Nugraha, menegaskan bahwa sejak Operasi Lilin dimulai pada 21 Desember 2024, belum ada tanda-tanda lonjakan signifikan di jalur utama maupun akses menuju kawasan wisata. Namun, ia menekankan pentingnya kewaspadaan karena puncak kepadatan diprediksi akan terjadi di malam pergantian tahun.

“Kemungkinan besar, kepadatan akan terjadi di hari Selasa dan Rabu. Kita sudah mempersiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di titik-titik rawan macet,” ujar AKP Asep pada Minggu (29/12/2024).

Menghadapi potensi kepadatan, pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas. Salah satunya adalah penerapan sistem satu arah di beberapa titik krusial, terutama di sekitar kawasan Sunset Pangandaran. AKP Asep menegaskan bahwa langkah ini sudah terbukti efektif dalam mengurai kemacetan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk malam tahun baru, rekayasa lalu lintas satu arah tetap kita laksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, jika kepadatan terjadi di area Pangandaran Sunset, Simpang Matahari akan ditutup sementara,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penutupan tersebut akan bersifat situasional. Jika kondisi lalu lintas masih kondusif, maka jalur tersebut akan tetap dibuka. Namun, jika kepadatan tidak dapat dihindari, langkah penutupan menjadi opsi terbaik demi kelancaran arus lalu lintas.

AKP Asep menekankan pentingnya kerja sama antara wisatawan dan aparat kepolisian untuk menjaga ketertiban di jalan raya. Ia meminta wisatawan untuk tidak memaksakan diri ketika menghadapi kemacetan dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Kami berharap wisatawan bisa bekerja sama dengan petugas. Ikuti arahan dan jangan memaksakan diri untuk menerobos kemacetan. Keselamatan dan kenyamanan bersama adalah prioritas utama kami,” tegas AKP Asep.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah mendirikan pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis. Pos ini akan menjadi pusat koordinasi dan bantuan bagi wisatawan yang mengalami kendala di perjalanan.

Berdasarkan evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, beberapa titik rawan macet di Pangandaran telah dipetakan dengan jelas. Jalur menuju Pantai Barat, Pantai Timur, serta gerbang utama kawasan wisata menjadi area yang paling sering mengalami kepadatan.

BACA JUGA: Karang Taruna Galuh Wiyasa Gelar Temu Karya

“Kami akan terus memantau perkembangan arus lalu lintas, terutama di titik-titik yang diprediksi akan mengalami lonjakan kendaraan. Jika diperlukan, kami siap melakukan penutupan jalur sementara atau pengalihan arus,” pungkas AKP Asep.

Selain langkah teknis, AKP Asep juga mengingatkan pentingnya kesadaran etika berkendara bagi wisatawan. Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, kesabaran saat antrean panjang, dan saling menghargai sesama pengguna jalan menjadi faktor penting untuk menciptakan suasana kondusif.

Ia juga mengimbau wisatawan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat dan menghindari perjalanan pada jam-jam puncak jika memungkinkan.

Dengan persiapan matang dari pihak kepolisian dan kesadaran tinggi dari wisatawan, diharapkan libur akhir tahun di Pangandaran dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan bebas dari insiden yang tidak diinginkan. (KMP/lintaspriangan.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button