Berita Pangandaran

Menu MBG MAN 2 Pangandaran Dipertanyakan Warga

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Sebuah video TikTok yang diunggah Selasa, 27 Januari 2026, mendadak menyedot perhatian warganet dan memantik diskusi publik terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Video berdurasi 53 detik yang diunggah akun @videoviralnews itu memperlihatkan seorang laki-laki memeriksa isi tas paket MBG yang disebut-sebut berasal dari MAN 2 Pangandaran. Dalam video tersebut, isi paket dikeluarkan satu per satu dan kemudian ditaksir nilainya, yang menurut narasi perekam video, dinilai jauh dari angka Rp10 ribu per porsi sebagaimana yang kerap dipahami publik.

Dalam rekaman itu terlihat isi tas paket MBG terdiri dari tiga item, yakni satu butir telur rebus, satu buah jeruk, dan satu kotak susu kemasan kecil merek Ultra. Laki-laki dalam video kemudian menaksir harga eceran masing-masing item. Telur rebus disebut seharga sekitar Rp2.500, jeruk Rp1.000, dan susu kemasan kecil sekitar Rp3.000. Jika dijumlahkan, total nilai menu tersebut berada di kisaran Rp6.500. Ia juga menegaskan bahwa perhitungan itu masih menggunakan harga eceran, sementara dalam praktik pengadaan dalam jumlah besar, harga semestinya bisa lebih murah.

Narasi itulah yang kemudian memicu respons luas dari warganet. Video tersebut dengan cepat menyebar dan menuai beragam komentar, mulai dari kritik tajam hingga sindiran bernada humor, yang mempertanyakan kecukupan nilai dan komposisi menu MBG di MAN 2 Pangandaran.

Isi Paket MBG dan Reaksi Warganet

Kolom komentar pada unggahan TikTok itu dipenuhi reaksi spontan warga. Akun @leilabelle0 menulis singkat namun menohok, “6 rebueun,” merujuk pada total nilai menu yang ditaksir dalam video. Akun lain, @didinasgar82, menanggapi dengan nada kecewa, “parahhh.”

Sementara itu, beberapa warganet menyoroti harga satuan bahan pangan. Akun @MUA & Mc Sukabumi berkomentar, “Jeruk kitu mah lain 1000an bapa,” mempertanyakan kewajaran harga jeruk yang disebutkan. Akun @user8104174683501 bahkan berseloroh, “jeruk dapat harga 1000 saya beli 10 ton,” yang bernuansa sindiran terhadap klaim harga murah tersebut.

Ada pula komentar yang bernada lebih frontal. Akun @ayah menulis, “Ganti ku duit weh MBG na,” menyiratkan ketidakpuasan terhadap bentuk bantuan yang diterima. Sementara @Syafiq Seina mencoba membandingkan dengan harga di daerahnya, dengan menulis, “Susu 2500, jeruk 500, telor di saya 2000.”

Beragam komentar tersebut menunjukkan bahwa video ini tidak sekadar menjadi tontonan, melainkan memicu perdebatan soal nilai, kualitas, dan transparansi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya yang dikaitkan dengan MBG MAN 2 Pangandaran.

Belum Ada Klarifikasi Resmi

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat klarifikasi resmi dari pihak MAN 2 Pangandaran maupun instansi terkait mengenai kebenaran menu MBG yang ditampilkan dalam video tersebut. Belum ada pula penjelasan apakah menu yang diperlihatkan merupakan menu lengkap harian, menu tertentu, atau bagian dari skema distribusi khusus.

Meski demikian, viralnya video ini menunjukkan tingginya atensi publik terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Warga tidak hanya menyoroti keberadaan program, tetapi juga mulai menghitung, membandingkan, dan mempertanyakan nilai riil yang diterima di lapangan. Di era media sosial, satu tas berisi telur, jeruk, dan susu bisa berubah menjadi bahan audit publik—lengkap dengan kalkulator versi kolom komentar. (HS)

Related Articles

Back to top button