Nasional

Waspadai Kecanggihan Teknologi AI. Pimpinan OJK Hampir Menjadi Korban Penipuan

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan tentang penipuan yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi yang akrab disapa Kiki, mengungkapkan bahwa modus penipuan berbasis AI kini semakin marak di Indonesia. Kiki memberi contoh penggunaan teknologi deepfake dalam video call, yang membuat seolah-olah kerabat menghubungi korban. Ia juga menceritakan pengalaman pribadi yang hampir menjadi korban penipuan melalui telepon.

“Saya sendiri mengalami hal ini, mungkin seminggu yang lalu, ketika ada rekan saya menelpon malam-malam. Saya pikir itu penting, jadi saya angkat. Tapi saya tetap waspada, dan ketika saya menghubungi orang tersebut lewat WhatsApp, dia mengatakan sudah ada tiga orang yang mengalami hal serupa,” kata Kiki saat Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner OJK Desember 2024, pada Selasa (7/1/2025).

Ia menjelaskan bahwa teknologi deepfake dapat menciptakan kemiripan dengan kerabat korban serta menghasilkan konten palsu yang dapat meyakinkan korban. Selain itu, AI juga memungkinkan terjadinya modus phising melalui email yang tampak sangat pribadi dan meyakinkan, sehingga sulit dibedakan dengan email asli.

AI juga dapat mengidentifikasi celah keamanan dan memungkinkan pencurian data dalam jumlah besar.

“Kami khawatir hal seperti ini masih akan terus terjadi di tahun ini,” kata Kiki.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, kritis dan teliti dalam mengenali karakteristik orang yang menghubungi mereka. Masyarakat juga diminta untuk selalu memeriksa logo entitas yang terlibat dan mengkonfirmasi informasi dengan OJK melalui nomor kontak 157.

OJK sendiri menanggapi modus penipuan yang semakin canggih ini dengan terus melakukan edukasi kepada masyarakat melalui kantor OJK daerah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button