Mengenal Qurban Digital: Cara Modern Berkurban dengan Sekali Klik

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Qurban Digital menjadi tren baru dalam perayaan Idul Adha. Simak cara kerjanya, jumlah donatur di Indonesia, manfaat sosialnya, dan daftar platform terpercaya yang bisa kamu gunakan.
Apa Itu Qurban Digital?
Qurban Digital adalah metode ibadah kurban yang dilakukan secara daring melalui platform digital, mulai dari pemilihan hewan, pembayaran, hingga dokumentasi penyembelihan. Model ini menjadi solusi praktis di era modern, terutama bagi masyarakat urban yang sibuk namun tetap ingin menjalankan syariat Islam.
Dengan dukungan teknologi, donatur kini cukup menggunakan smartphone dan dompet digital untuk berkurban. Berbagai lembaga filantropi di Indonesia telah mengadopsi sistem ini, seperti Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, dan Global Qurban ACT.
Data Terbaru: 2,16 Juta Donatur Kurban di 2024
Berdasarkan riset dari IDEAS (Institute for Demographic and Poverty Studies), pada tahun 2024 tercatat 2,16 juta donatur kurban di Indonesia. Angka ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat Muslim untuk tetap berkurban meski di tengah tekanan ekonomi pasca pandemi.
“Sebaran kurban kini makin merata karena digitalisasi, yang memungkinkan distribusi hewan ke daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar),” ujar Yusuf Wibisono, Direktur IDEAS.
Target Penyaluran Kurban Digital
Salah satu pionir program kurban digital, Dompet Dhuafa, menargetkan penyaluran 35.000 ekor hewan kurban pada tahun 2025. Hewan tersebut akan disalurkan ke:
- Wilayah rawan pangan di Indonesia
- Komunitas Muslim minoritas di pelosok
- Kawasan konflik seperti Palestina dan Rohingya
Laporan tahunan Dompet Dhuafa juga menyebutkan bahwa sistem digital telah membantu menciptakan “ekosistem peternak berdaya”, di mana kurban bukan hanya ritual, tetapi juga pemberdayaan ekonomi.
Bagaimana Cara Kerja Qurban Digital?
Langkah-langkahnya sangat mudah:
- Pilih jenis hewan melalui katalog daring di website atau aplikasi.
- Bayar menggunakan transfer bank, e-wallet (OVO, GoPay, DANA, LinkAja), atau QRIS.
- Terima konfirmasi pemotongan dan distribusi via email/WhatsApp.
- Dapatkan laporan & dokumentasi penyembelihan + sertifikat qurban.
Contoh platform digital yang melayani Qurban Digital:
Dampak Sosial Qurban Digital
| Aspek Dampak | Penjelasan |
|---|---|
| Transparansi | Donatur mendapat dokumentasi dan laporan penyaluran. |
| Efisiensi | Pengumpulan dan distribusi dilakukan otomatis dan cepat. |
| Pemberdayaan | Hewan dibeli dari peternak lokal binaan di desa. |
| Jangkauan Global | Bisa menyalurkan kurban ke luar negeri seperti Palestina dan Somalia. |
Tips Aman Berkurban Digital
Karena maraknya penipuan daring, pastikan:
- Memilih platform dari lembaga resmi seperti Baznas, Dompet Dhuafa, ACT, dll.
- Memastikan adanya dokumen legalitas dan sertifikat lembaga zakat.
- Mengecek ulasan & testimonial pengguna di Google dan media sosial.
Masa Depan Qurban Digital
Dengan jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 212 juta jiwa pada awal 2025 (We Are Social x Kepios Report), potensi Qurban Digital diprediksi akan terus berkembang.
Bahkan ke depan, pelaporan kurban bisa dilakukan dengan teknologi blockchain, live streaming penyembelihan, hingga pelacakan real-time lokasi distribusi.
Penutup
Qurban Digital adalah refleksi bahwa teknologi dan spiritualitas bisa berjalan berdampingan. Dengan semangat berbagi dan transparansi yang lebih tinggi, ibadah kurban kini lebih mudah dijangkau siapa saja, kapan saja, dan dari mana saja. (Lintas Priangan/AA)
Tags: #QurbanDigital #KurbanOnline #IdulAdha2025 #DompetDhuafa #Baznas #ZakatDigital #KurbanMilenial #BerbagiLewatTeknologi



