Berita JabarBerita Majalengka

Kebangkitan BIJB Kertajati: Upaya Menghidupkan Kembali Bandara Jawa Barat di Tengah Sepinya Penerbangan

BIJB Kertajati berbenah, membuka peluang penerbangan umrah dan kargo demi kebangkitan bandara Jawa Barat.

lintaspriangan.com, Berita Majalengka – Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati kini berada pada fase krusial. Di tengah lengangnya arus penerbangan domestik, pengelola bandara terus berupaya menghidupkan kembali denyut aktivitas di bandara kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut.

Meski situasinya belum sepenuhnya pulih, semangat pengelola untuk menjadikan BIJB Kertajati sebagai gerbang udara utama wilayah Jawa Barat tetap menyala. Harapan untuk kebangkitan itu tidaklah kosong, sebab berbagai langkah konkret telah disiapkan.


Upaya Menghidupkan Bandara Jawa Barat

Executive General Manager (EGM) BIJB Kertajati, Nuril Huda, mengungkapkan bahwa saat ini penerbangan domestik memang belum beroperasi. Namun, bandara masih melayani penerbangan internasional melalui maskapai Scoot Airlines dengan rute Kertajati–Singapura yang terbang dua kali dalam seminggu, setiap Selasa dan Sabtu.

“Untuk penerbangan domestik memang belum ada. Tapi kami masih aktif melayani penerbangan internasional melalui Scoot,” ujarnya saat ditemui di BIJB Kertajati, Selasa (21/10/2025).

Kendati demikian, Nuril menegaskan bahwa pihaknya tidak berdiam diri. Manajemen tengah menjajaki berbagai kerja sama strategis dengan sejumlah maskapai untuk membuka rute baru, termasuk penerbangan kargo dan rute domestik. Tak hanya itu, pengaktifan kembali penerbangan umrah dari Kertajati juga tengah diupayakan secara serius.

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Pada 2023 lalu, BIJB Kertajati berhasil menjadi salah satu bandara keberangkatan haji yang dinilai sukses secara operasional. Keberhasilan itu, menurut Nuril, menjadi modal penting untuk mengembalikan kepercayaan publik dan maskapai.

“Insyaallah pada 2026 nanti, layanan penerbangan haji akan kembali dilanjutkan,” ujarnya penuh keyakinan.


Terverifikasi untuk Layanan Umrah dan Haji

Kabar menggembirakan datang dari Arab Saudi. Pemerintah Kerajaan melalui Kementerian Umrah dan Haji telah meninjau langsung BIJB Kertajati dan menyatakan bahwa bandara tersebut layak untuk melayani penerbangan haji dan umrah.

Kunjungan Wakil Menteri Umrah dan Haji Arab Saudi ke Majalengka beberapa waktu lalu menjadi titik penting dalam upaya mengembalikan fungsi bandara. Dari hasil verifikasi dan peninjauan tersebut, Kertajati dinilai memenuhi standar internasional yang dibutuhkan untuk penerbangan jamaah haji dan umrah.

“Waktu itu Pak Wamen cukup antusias. Beliau menyebut Kertajati siap menambah kloter haji pada periode berikutnya,” ujar Nuril.

Dengan verifikasi itu, peluang Kertajati untuk kembali beroperasi penuh kian terbuka. Terlebih, BIJB Kertajati memiliki fasilitas terminal internasional yang memadai serta infrastruktur yang relatif baru.


Kondisi Lapangan: Bandara Masih Sepi Penumpang

Meski terdapat sejumlah kemajuan di tingkat administratif, situasi lapangan menunjukkan realitas yang berbeda. Pantauan lapangan menunjukkan, suasana BIJB Kertajati tampak sepi. Hanya terlihat beberapa petugas bandara yang beraktivitas, sementara area kedatangan dan keberangkatan tampak lengang.

Sejumlah gerai di terminal bandara juga tutup. Dari deretan toko yang dulunya ramai, kini hanya beberapa unit usaha yang masih bertahan.

Namun, pihak pengelola menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak akan menyurutkan langkah mereka untuk mengoptimalkan kembali operasional bandara Jawa Barat ini.

Menurut Nuril, saat ini fokus utama manajemen adalah menjaga kesiapan fasilitas, memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, serta menjalin komunikasi intens dengan maskapai potensial.

“Semua usaha akan kami lakukan agar ada rute umrah dari Kertajati, termasuk untuk penerbangan wisata dan reguler,” tegasnya.


Harapan Baru bagi BIJB Kertajati

Kehadiran BIJB Kertajati sejatinya merupakan simbol kemajuan infrastruktur transportasi udara Jawa Barat. Bandara yang dibangun dengan visi menjadi alternatif Bandara Soekarno-Hatta itu diharapkan mampu membuka akses ekonomi baru di wilayah timur Jawa Barat, termasuk Cirebon, Indramayu, dan Kuningan.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, harapan agar BIJB Kertajati bangkit bukan hal yang mustahil. Jika rencana kerja sama kargo dan umrah benar-benar terealisasi, bandara ini berpotensi menjadi simpul ekonomi baru di Jawa Barat.

Pemerintah pun diyakini akan memberikan dukungan penuh, mengingat keberadaan Kertajati berperan penting dalam memperlancar arus logistik dan mobilitas masyarakat Jawa Barat bagian timur.

Langkah-langkah strategis seperti kerja sama dengan maskapai luar negeri, promosi rute penerbangan baru, dan pemanfaatan area kargo menjadi bagian dari rencana jangka panjang untuk memulihkan aktivitas bandara.

“BIJB masih memiliki potensi besar. Tinggal bagaimana kita mengelola dan mengoptimalkannya,” tutur Nuril.


BIJB Kertajati berbenah menghadapi masa sulit dengan membuka peluang umrah, kargo, dan rute baru demi menghidupkan kembali bandara Jawa Barat. (MD)

Related Articles

Back to top button