Berita Majalengka

Banjir di Majalengka Melanda 5 Kecamatan, 1 Jembatan Roboh

lintasprianngan.com, BERITA MAJALENGKA. Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Majalengka Sabtu, 16 Maret 2024 malam, memicu serangkaian bencana alam di berbagai desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Majalengka.

Tak hanya banjir, di beberapa lokasi di Majalengka juga terjadi bencana lain, seperti longsor, pohon tumbang dan jembatan roboh. Namun memang yang paling dominan saat ini adalah bencana banjir di Majalengka. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materil dan psikis yang ditimbulkan cukup signifikan bagi warga terdampak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lintas Priangan dari berbagai sumber, setidaknya ada lima lokasi yang saat ini dilanda banjir cukup parah. Kelima lokasi tersebut antara lain: Desa Gandawesi Kecamatan Ligung, Desa Mekarsari Kecamatan Jatiwangi, Desa Bagjasari Kecamatan Cikijing dan Desa Lengkong Kulon Kecamatan Sindangwangi.

Beberapa lokasi banjir di Majalengka yang disebutkan di atas, merupakan lokasi langganan, yang selalu mengalami banjir di setiap musim penghujan.

Selain di lima kecamatan di atas, bencana pun terjadi di Kecamatan Bantarujeg, di mana jembatan yang melintasi Sungai Cijurey di Blok Sarikuning, Desa Silihwangi, roboh akibat derasnya arus sungai. Peristiwa ini terjadi Jumat, 14 Maret 2024, hingga menyebabkan terputusnya akses jalan yang menghubungkan antara Desa Silihwangi Bantarujeg dengan Desa Mekarmulya, Kecamatan Lemahsugih.

Jembatan tersebut memiliki panjang 54 meter, lebar 4 meter, dan tinggi sekitar 6-8 meter. Kini, warga harus mencari jalur alternatif untuk beraktivitas sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi dan pendataan kerusakan. Warga diminta tetap waspada, mengingat intensitas hujan masih tinggi dan potensi bencana susulan bisa terjadi kapan saja.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk menanggulangi dampak bencana ini serta memberikan bantuan bagi warga yang terdampak,” ujar salah seorang Pamong Desa Cimuncang. (Lintas Priangan/DD)

Related Articles

Back to top button