Desa Kujangsari Kota Banjar Masuk 5 Besar Sri Baduga 2025

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Desa Kujangsari Kecamatan Pataruman kembali menjadi sorotan setelah namanya resmi masuk dalam daftar lima besar Ajang Anugerah Sri Baduga 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat. Tahap pemaparan yang berlangsung di Bale Asri Pusdai Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (26/11/2025), menjadi ajang penting bagi desa ini untuk menunjukkan kerja kolaboratif dan inovasi yang telah dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir.
Ajang Sri Baduga 2025 merupakan kompetisi yang memberikan apresiasi kepada desa-desa berprestasi di bidang tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat. Sebagai ajang perdana yang digelar di tingkat provinsi, hanya lima desa terbaik yang mendapatkan kesempatan untuk memaparkan potensi dan program unggulannya.
Desa Kujangsari tampil dengan membawa konsep yang menggabungkan kekuatan budaya lokal, pengembangan pariwisata, dan inovasi ekonomi kreatif. Dalam pemaparannya, pemerintah desa menekankan bahwa keberhasilan desa ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat—mulai dari komunitas seni, kelompok pelestari budaya, pelaku UMKM, hingga generasi muda yang berpartisipasi dalam berbagai program pemberdayaan.
Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, yang turut hadir bersama jajaran pemerintahan, menyampaikan bahwa pencapaian Desa Kujangsari merupakan bukti bahwa desa dapat berkembang pesat dengan model kolaboratif. “Ini adalah hasil kerja panjang yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Desa Kujangsari berhasil menunjukkan bahwa budaya, wisata, dan ekonomi kreatif dapat berjalan berdampingan,” ujarnya.
Di tahap lima besar ini, Desa Kujangsari bersaing dengan empat desa lainnya: Cibiru Wetan dari Kabupaten Bandung Barat, Pangauban dari Kabupaten Garut, Sukatani dari Kabupaten Purwakarta, dan Gunung Putri dari Kabupaten Bogor. Masing-masing peserta memiliki karakteristik dan keunggulan sendiri, sehingga persaingan berlangsung ketat.
Desa Kujangsari berharap bahwa keberhasilan menembus lima besar tidak hanya menjadi prestasi semata, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pengembangan potensi desa ke depan. Pemerintah desa menyatakan bahwa keikutsertaan di ajang ini telah membuka ruang baru untuk evaluasi, inovasi, dan peningkatan kualitas program pelayanan publik.
Dengan dukungan penuh Pemerintah Kota Banjar, Desa Kujangsari optimistis melangkah ke tahap selanjutnya. Masyarakat desa pun menyambut antusias, karena kesempatan ini dianggap sebagai momentum untuk mengangkat potensi lokal ke level yang lebih tinggi. (GPS)



