Berita Tasikmalaya

Kapolres Tasikmalaya Dorong Generasi Muda Tekuni Muaythai

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Muaythai Tasikmalaya bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda untuk membentuk karakter dan meraih prestasi. Kapolres Tasikmalaya AKBP Haris Dinzah menegaskan hal ini saat membuka acara Sparing Day yang digelar Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan yang diikuti atlet muda tersebut bertujuan mempersiapkan mereka menghadapi Kejurprov dan Babak Kualifikasi Porprov Jabar 2025. Haris berharap Muaythai Tasikmalaya dapat melahirkan atlet berprestasi nasional dan internasional. Ketua Pengcab Adi Septian Nugraha dan Sekretaris KONI Nana Sumarna optimistis ajang ini bisa mengulang kejayaan meraih medali emas seperti pada Porprov Jabar 2018.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Haris Dinzah menegaskan bahwa Muaythai Tasikmalaya bukan hanya sekadar cabang olahraga bela diri, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda sekaligus meraih prestasi. Hal ini ia sampaikan saat membuka acara Sparing Day di Sekretariat Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya, Jalan Raya Cikunir, Kecamatan Singaparna, Minggu (27/7/2025).

“Saya hadir di sini bukan hanya karena diundang, tetapi karena kecintaan saya pada olahraga bela diri, terutama Muaythai Tasikmalaya,” ujarnya.

Menurut AKBP Haris, olahraga Muaythai Tasikmalaya membawa banyak manfaat, khususnya bagi remaja. Selain meningkatkan kebugaran fisik, Muaythai juga melatih mental, kedisiplinan, kepercayaan diri, serta sportivitas. Ia bahkan mengenang masa pendidikannya dulu ketika aktif mengikuti Muaythai.

Dalam kesempatan itu, Kapolres berpesan kepada para atlet muda agar menjaga perilaku di luar arena. “Sikap rendah hati penting untuk dimiliki. Orang yang menguasai bela diri harus bisa mengendalikan diri karena akibatnya bisa fatal jika terlibat perkelahian. Karena itu, pembinaan mental dan spiritual harus seimbang dengan latihan fisik,” tegasnya.

Haris juga menyebutkan bahwa Polres Tasikmalaya memiliki cabang bela diri Mixed Martial Arts (MMA) yang dapat berkolaborasi dengan Pengcab Muaythai Tasikmalaya dalam pengembangan atlet. “Bagi anggota Polres yang muda, olahraga ini membantu menjaga stamina sehingga mampu menjalankan tugas secara maksimal,” katanya.

Ia berharap semakin banyak anak muda Kabupaten Tasikmalaya yang tertarik pada Muaythai Tasikmalaya. “Semoga lahir atlet-atlet berprestasi hingga ke tingkat nasional bahkan internasional. Saya ingin generasi muda menjadikan Muaythai sebagai kegiatan positif yang membuka jalan prestasi,” harap Kapolres.

Ketua Umum Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya, Adi Septian Nugraha, menjelaskan Sparing Day merupakan latihan gabungan yang ditutup dengan latih tanding. “Agenda ini untuk mengukur kemampuan anak-anak yang akan bertanding di Kejurprov dan Babak Kualifikasi Porprov Jabar tahun ini,” jelasnya.

Adi menambahkan, kegiatan serupa sebelumnya dilakukan bersama Pengcab Muaythai Kota Tasikmalaya dan kali ini bekerja sama dengan Pengcab Muaythai Kabupaten Ciamis. “Mudah-mudahan hasilnya maksimal sesuai target,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Founder Pasundan Muaythai Academy, Nana Sumarna, berharap Muaythai Tasikmalaya mampu mengulang prestasi emas pada Porprov Jabar seperti tahun 2018. “Minimal satu medali emas bisa diraih agar kejayaan Muaythai Kabupaten Tasikmalaya terulang,” pungkasnya. (Lintas Priangan/AB)

Related Articles

Back to top button