Pemerintah Salurkan Bantuan Darurat
Pemerintah desa bersama kecamatan bergerak cepat menyalurkan bantuan awal kepada warga terdampak. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan dasar, termasuk pakaian dan perlengkapan darurat.
Selain itu, bantuan lanjutan juga telah diajukan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur untuk mempercepat penanganan di lapangan.
PMI Cianjur Turunkan Relawan
Dalam penanganan Banjir Desa Jamali, Palang Merah Indonesia turut mengerahkan tim relawan ke lokasi terdampak.
Sebanyak 15 personel, terdiri dari tiga staf dan 12 relawan, diterjunkan untuk membantu proses evakuasi, pendataan, serta membersihkan rumah warga dari lumpur sisa banjir.
Relawan dibagi ke dua wilayah terdampak, yakni Desa Batulawang di Kecamatan Cipanas dan Desa Jamali di Kecamatan Mande.
Permintaan Bantuan Meningkat
Kepala Markas PMI Cianjur, Ajang Fajar Aciana, mengungkapkan bahwa permintaan bantuan logistik meningkat signifikan dalam sepekan terakhir.
Bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur, dari kawasan utara hingga selatan.
Sekitar 60 KK Terdampak
Di Kecamatan Mande dan Cipanas, sedikitnya 60 kepala keluarga tercatat terdampak banjir dan longsor.
Bantuan yang telah disalurkan PMI meliputi:
- Beras
- Paket kebutuhan keluarga
- Perlengkapan kebersihan
- Bantuan darurat lainnya
Warga Diminta Tetap Waspada
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.
Cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan membuat risiko bencana tetap tinggi.
Penanganan Pengungsian Banjir Cianjur terus dilakukan oleh petugas gabungan guna memastikan keselamatan warga dan mempercepat pemulihan pascabanjir. (hs)







