Tragedi Hajat Putra KDM Disorot Media Asing, dari Malaysia Hingga Eropa

lintaspriangan.com, BERITA DUNIA. Tragedi yang menewaskan tiga warga dalam hajat pernikahan putra Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi—yang akrab disebut KDM—tidak hanya mengundang duka di dalam negeri, tetapi juga mencuri perhatian media asing. Dari Malaysia, Turki, hingga Kosovo di Eropa Timur, berbagai media internasional mengangkat peristiwa ini sebagai bukti pentingnya kesiapan keamanan dalam acara publik berskala besar di Indonesia.
Bernama (Malaysia): Media Nasional dengan Jangkauan ASEAN & Global
Bernama (Malaysian National News Agency), kantor berita resmi milik pemerintah Malaysia, berbasis di Kuala Lumpur, dengan jangkauan berita ke seluruh Asia Tenggara, Asia Selatan, bahkan Eropa melalui sindikasi dan jaringan kerja sama dengan kantor berita internasional.
Judul berita:
“Three killed in stampede at W. Java Governor’s son’s wedding celebration”
Link berita: https://www.bernama.com/en/region/news.php?id=2446875
Bernama menyoroti bahwa tragedi terjadi dalam pesta publik pernikahan anak Gubernur Jawa Barat, di mana ribuan warga berkumpul dan menyebabkan desakan massa saat pembagian makanan gratis. Disebutkan, korban meninggal termasuk anak-anak dan aparat kepolisian. Bernama mengutip sumber resmi dari Indonesia, termasuk Kompas dan keterangan Kapolda Jabar.
Laporan Bernama menyuarakan keprihatinan tentang tata kelola kerumunan dalam acara seremonial terbuka yang melibatkan pejabat tinggi, menyebut perlunya pembenahan sistem keamanan dalam konteks hajatan publik di negara berkembang seperti Indonesia.
KosovaPress (Kosovo – Eropa Timur): Jurnalisme Global dari Balkan
KosovaPress, kantor berita independen yang berbasis di Pristina, Kosovo. Meski berasal dari negara kecil di Balkan, KosovaPress merupakan mitra distribusi berita internasional, dengan cakupan konten global dalam bahasa Inggris, Albania, dan beberapa bahasa Eropa Timur.
Judul berita:
“Three dead in stampede at Indonesian governor’s son’s wedding”
Link berita: https://kosovapress.com/en/Three-dead-in-stampede-at-Indonesian-governor%27s-son%27s-wedding
KosovaPress mengungkapkan bahwa peristiwa mematikan terjadi di Indonesia pada sebuah acara pesta pernikahan yang digelar terbuka untuk umum. Tiga orang dinyatakan meninggal karena kerumunan yang tidak terkendali. Artikel ini menyebut bahwa insiden ini terjadi di tengah upaya pejabat memperlihatkan kedekatan dengan rakyat, namun justru menunjukkan kurangnya mitigasi risiko dalam pelaksanaan acara publik.
Laporan ini menyoroti kontras antara niat populis dan dampak buruk dari kurangnya kontrol teknis. KosovaPress menampilkan tragedi ini sebagai case study dalam manajemen massa dan simbol “kegagalan sistemik” dalam protokol acara negara di Asia.
Anadolu Agency (Turki): Kantor Berita Global Berbasis di Ankara
Anadolu Agency (AA) adalah kantor berita resmi milik pemerintah Turki, berdiri sejak 1920, dengan jaringan biro di lebih dari 100 negara. Liputannya beredar dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Arab, Spanyol, dan Prancis. AA merupakan mitra aktif dalam distribusi berita dunia.
Judul berita:
“Stampede at wedding of Indonesian governor’s son kills 3”
Link berita (mirror): https://www.usmuslims.com/stampede-at-wedding-of-indonesian-governors-son-kills-3-307245h.htm
Dalam laporannya, Anadolu menekankan jumlah korban jiwa serta detail lokasi kejadian di Garut, Jawa Barat. Laporan menyebut bahwa pembagian makanan kepada masyarakat dalam skala besar tanpa pengamanan cukup telah memicu insiden desak-desakan yang mematikan. Anadolu menyoroti peran aparat yang berada di lokasi, namun tak mampu mencegah tragedi.
Media ini fokus pada lemahnya sistem pengamanan dalam kerumunan besar dan memuat kutipan dari pejabat lokal serta aparat Indonesia. Anadolu menggunakan kejadian ini untuk menunjukkan risiko dalam acara publik di negara berkembang jika tanpa persiapan profesional.
Dampak dan Citra Internasional
Ketiga media asing ini tidak hanya menyampaikan informasi peristiwa, tetapi juga membentuk persepsi internasional mengenai tata kelola publik dan protokol keselamatan di Indonesia. Bernama sebagai representasi ASEAN, KosovaPress dari Eropa Timur, dan Anadolu dari Turki menciptakan cakupan lintas benua yang memperlihatkan bahwa insiden di Garut ini bukan hanya berita lokal, tetapi juga menyangkut kredibilitas pejabat publik dan sistem penyelenggaraan acara di Indonesia.
Perhatian luas ini menunjukkan bahwa setiap insiden publik yang melibatkan pejabat tinggi kini diawasi tidak hanya oleh media nasional, tetapi juga oleh komunitas global yang sensitif terhadap isu keselamatan, tata kelola pemerintahan, dan perlindungan hak masyarakat dalam ruang publik.
Tragedi hajat putra KDM menjadi pelajaran besar dalam tata kelola acara publik. Bukan hanya karena tiga nyawa melayang, tetapi karena dunia menyaksikannya. Dan dari sorotan itulah, muncul tuntutan akan perubahan: bahwa keselamatan warga harus selalu menjadi prioritas, bukan formalitas. (Lintas Priangan/AA)



