BPBD Garut Buka Lowongan Tenaga Kontrak, Kuota 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut membuka lowongan tenaga kontrak untuk mendukung kegiatan penanganan kebencanaan tahun 2026. Lowongan ini dibuka untuk 10 orang tenaga Surveyor Pemetaan (Drone) dengan skema jasa tenaga penanganan kebencanaan.
Informasi lowongan tersebut diumumkan secara terbuka melalui poster resmi BPBD Kabupaten Garut. Dalam pengumuman itu dijelaskan bahwa tenaga yang direkrut akan ditempatkan di lingkungan BPBD Kabupaten Garut dengan periode kontrak Februari hingga Desember 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat dukungan teknis BPBD Garut, khususnya dalam kegiatan survei dan pemetaan wilayah terdampak bencana serta pemutakhiran data spasial pascabencana.
Dalam deskripsi tugasnya, tenaga Surveyor Pemetaan bertanggung jawab melakukan survei lapangan menggunakan drone dan GNSS, mengolah data spasial, serta menyusun laporan hasil pemetaan. Hasil kerja tersebut akan digunakan untuk mendukung pengumpulan data spasial pascabencana dan pemutakhiran Sistem Informasi Geografis Pascabencana (SIGAP) milik BPBD Kabupaten Garut.
Selain itu, tenaga kontrak yang direkrut juga akan menjalankan pengukuran dan pemetaan menggunakan peralatan survei modern, mengolah data dalam bentuk raster dan vektor seperti orthophoto, DEM, SHP, dan CAD, serta menyusun metadata dan laporan teknis. BPBD Garut menekankan pentingnya ketelitian, kedisiplinan, dan kemampuan problem solving, mengingat pekerjaan dilakukan di lapangan dengan kondisi yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Dari sisi kualifikasi, BPBD Garut membuka kesempatan bagi pria maupun wanita berusia 25 hingga 45 tahun. Pendidikan minimal SMA atau SMK di bidang yang relevan, seperti Geodesi, Geomatika, Geografi, Teknik Sipil, Teknik Geologi, atau bidang lain yang berkaitan dengan survei dan pemetaan.
Pelamar juga disyaratkan memiliki pengalaman minimal tiga tahun di bidang survei dan pemetaan, memiliki sertifikat kompetensi Juru Survey dan Pemetaan, serta sertifikat Pilot Drone. Kemampuan mengoperasikan peralatan survei drone, GNSS, dan perangkat lunak GIS menjadi syarat utama. Keanggotaan aktif atau surat rekomendasi dari KJSB disebutkan sebagai nilai tambah.
Terkait penghasilan, BPBD Garut mencantumkan bahwa tenaga kontrak akan menerima gaji pokok setara UMR Kabupaten Garut, dilengkapi dengan tunjangan operasional lapangan, tunjangan operasional komunikasi, serta kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Potongan pajak akan diberlakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Untuk proses pendaftaran, BPBD Garut tidak membuka pendaftaran secara langsung di kantor. Pelamar diwajibkan mendaftar sebagai penyedia jasa perorangan melalui portal katalog.inaproc.id. Pelamar diminta membuat akun dan etalase penyedia jasa, kemudian memilih kategori Jasa Tenaga Kerja Perkantoran Lainnya dengan subkategori Jasa Tenaga Penanganan Bencana.
Dokumen yang harus diunggah meliputi CV dan portofolio pekerjaan, sertifikat kompetensi survei dan pemetaan, sertifikat pilot drone, scan ijazah dan KTP, bukti pengalaman kerja, serta dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan.
BPBD Kabupaten Garut menegaskan bahwa penayangan etalase penyedia jasa di portal INAPROC harus diselesaikan sebelum 31 Januari 2026. Pelamar yang tidak menyelesaikan proses sesuai tenggat waktu tersebut dipastikan tidak dapat mengikuti tahapan selanjutnya.
Dengan dibukanya lowongan ini, BPBD Garut berharap dapat menjaring tenaga profesional yang siap bekerja di lapangan dan mendukung penanganan kebencanaan secara berbasis data dan teknologi pemetaan modern. (AS)



