Berita Ciamis

Jamin Kenyamanan dan Keselamatan Penumpang, Dishub Ciamis Gelar Ram Chek

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan para penumpang saat Nataru, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis melaksanakan pengecekan kendaraan (Ram Check) terhadap kendaraan umum bus.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Dadang Mulyatna mengatakan, pihaknya melaksanakan pengecekan terhadap kendaraan bus, baik itu Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

“Ya terutama bus-bus besar yang akan mengangkut dan mengantarkan para penumpang dalam rangka libur nataru 2004-2025, ditambah libur panjang anak-anak sekolah,” katanya, Selasa (31/12/2024) di Terminal Ciamis.

Dijelaskannya, Dinas perhubungan mempunyai kewajiban juga kewenangan terkait pemeriksaan kendaraan yang terdiri dari beberapa item.

Ada beberapa hal yang menjadi fokus utama pemberlakuan Ram Check, mulai dari sisi teknis kendaraan ataupun kelengkapan administrasi kendaraan.

Ada 12 item yang kami periksa, mulai dari fungsi ban, rem, wiper, lampu-lampu, gas kemudian kopling, fungsi kaca spion dan kelengkapan administrasi kendaraan.

“Dari sisi teknis kita cek, apakah kendaraan yang layak jalan atau tidak. Kemudian dari administrasinya kita cek misalnya STNK, KIR, pajak dan kelengkapan lainnya,” jelasnya.

Dadang juga mengatakan, bagi kendaraan yang memenuhi dua persyaratan tersebut akan dibolehkan beroperasi, namun bila tidak memenuhi dua syarat tersebut maka akan dikembalikan ke pihak perusahaan masing-masing.

“Yang jelas, ram check ini kita lakukan untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan penumpang, terutama mereka yang berangkat dari Terminal Ciamis ini,” ucapnya.

BACA JUGA: Bersama Pemkab, Fakultas Hukum Unigal Ciamis Tandatangani MoU

Pihaknya juga menghimbau dan memberikan peringatan kepada para sopir bus untuk tidak menggunakan klakson telolet. Menurutnya, setelah dipelajari ternyata klakson telolet sumbernya dari kompresor, sedangkan kompresor berfungsi untuk rem.

“Jadi ketika klakson telolet sering digunakan atau sering dipakai itu akan mengurangi fungsi rem, untuk itu para supir jangan menggunakan klakson telolet. Para awak angkut juga harus menjaga kondisi kendaraan sesuai dengan standarnya masing-masing,” ujarnya.

Dadang juga mengingatkan agar para sopir dapat menjaga kondisi, jangan menggunakan narkoba karena akan berbahaya terhadap kondisi keselamatan dan stabilitas ketika membawa kendaraan.

“Karena yang dibawa itu manusia bukan hewan bukan barang oleh karena itu kami dari Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis sangat mengharapkan agar para awak angkutan bisa mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas,” ungkapnya. (Nank Irawan/lintaspriangan.com).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button