Berita Ciamis

Mantap! SPPG Petirhilir Ciamis Resmi Beroperasi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Petirhilir di Kecamatan Baregbeg tidak hanya memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga membawa dampak langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat lokal.

‎SPPG yang resmi diluncurkan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Sabilissalam, Desa Pusakanagara, Senin (26/1/2026), menjadi pusat pengolahan makanan bergizi yang melibatkan warga sekitar sebagai tenaga kerja, sekaligus membuka ruang kemitraan dengan pelaku UMKM, kelompok tani, hingga kader Posyandu.

‎Ketua Yayasan Bakti Galuh Mandiri selaku mitra pelaksana, Sandra mengatakan konsep pengelolaan dapur SPPG tersebut sengaja dirancang berbasis pemberdayaan masyarakat.

‎“Tenaga dapur direkrut dari warga sekitar, termasuk ibu rumah tangga. Kami ingin program ini bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga menciptakan peluang kerja dan perputaran ekonomi lokal,” katanya.

‎Menurut Sandra, selain membuka lapangan pekerjaan, operasional dapur SPPG Petirhilir juga melibatkan UMKM, kelompok wanita tani, PKK, serta pelaku usaha pangan lokal dalam penyediaan bahan baku sesuai standar yang ditetapkan.

‎“Kami membuka peluang kerja sama bagi UMKM dan kelompok masyarakat yang bergerak di bidang pangan, selama memenuhi standar operasional prosedur. Dengan begitu, manfaat program bisa dirasakan lebih luas,” jelasnya.

Dalam operasionalnya, para pekerja dapur mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi makanan.

‎Evaluasi rutin juga dilakukan untuk memastikan mutu dan keamanan pangan tetap terjaga.

‎“Banyak pekerja yang sebelumnya belum pernah bekerja di dapur skala besar, sehingga pendampingan menjadi kunci agar pelayanan tetap profesional,” ungkapnya.

‎Camat Baregbeg, Dede Hendara, menyambut positif kehadiran SPPG Petirhilir yang dinilainya membawa efek ganda bagi wilayahnya.

‎“Selain meningkatkan kualitas gizi siswa, ibu hamil, dan balita, keberadaan SPPG ini juga menggerakkan ekonomi warga. Ini langkah nyata dalam membangun kesejahteraan sekaligus menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” terangnya.

‎Ia menambahkan, sebelumnya layanan makan bergizi gratis masih bergantung pada dapur di wilayah lain, sehingga distribusi kurang optimal.

“‎Dengan adanya SPPG Petirhilir ini diharapkan pelayanan menjadi lebih cepat, efisien, dan terjamin kualitasnya,” harapnya.

‎Dengan konsep yang menggabungkan pemenuhan gizi dan pemberdayaan ekonomi lokal, SPPG Petirhilir Baregbeg diharapkan menjadi model pelayanan gizi berbasis masyarakat yang berkelanjutan, sekaligus berkontribusi dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. ‎(FSL)

Related Articles

Back to top button