Berita Ciamis

Raih Special Award, Pengelolaan Zakat di BAZNAS Ciamis Jadi Contoh Nasional

lintaspriangan.com. CIAMIS. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi tingkat nasional. Dalam ajang BAZNAS Awards 2025 yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (27/08/2025), BAZNAS Ciamis meraih Special Award kategori Pengumpulan UPZ Desa Terbaik.

Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan BAZNAS Ciamis dalam mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa sebagai ujung tombak pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat desa.

Ketua BAZNAS Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, MBA, menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 265 desa di Kabupaten Ciamis yang memiliki UPZ aktif. Berdasarkan capaian, UPZ dikelompokkan menjadi tiga kategori: penghimpunan di atas Rp.10 juta, Rp.5 juta-Rp.10 juta, dan dibawah Rp.5 juta.

“Alhamdulillah, manfaat ZIS di Ciamis sudah sangat dirasakan masyarakat, terutama dalam mengurangi kemiskinan di desa. UPZ Desa ini menjadi modal utama karena masyarakat bisa merasakan langsung hasilnya,” katanya, Jumat (29/08/2025).

Keberhasilan sistem pengelolaan zakat di Ciamis bahkan dijadikan rujukan nasional. Melalui Surat Edaran BAZNAS RI Nomor 1 Tahun 2025, setiap desa di Indonesia diwajibkan membentuk UPZ. Selain itu, Ciamis juga tercatat sebagai salah satu daerah yang sukses membentuk Kampung Zakat, dengan tujuh kampung yang telah berdiri hingga tahun ini.

Untuk mendukung pemberdayaan, BAZNAS Ciamis juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya OJK, Bank Syariah, dan Koperasi Merah Putih, agar dana zakat bisa disalurkan untuk memperkuat usaha kecil masyarakat desa.

Kesuksesan BAZNAS Ciamis tidak lepas dari lima program unggulan yaitu, Ciamis Peduli (bantuan sosial, logistik, bencana, hingga renovasi rumah tidak layak huni). Ciamis Sejahtera (penguatan ekonomi dan modal usaha), Ciamis Cerdas (beasiswa dan dukungan pendidikan). Ciamis Sehat (layanan kesehatan dan pencegahan stunting), dan Ciamis Agamis (dukungan syiar Islam, bantuan dai, mualaf, dan fasilitas dakwah).

Selain itu, ada pula program inovatif Gerakan Kencleng Berjamaah, yakni pengumpulan infak rutin dari masyarakat, termasuk uang receh, yang disalurkan kembali untuk program sosial BAZNAS.

“Penghargaan ini bukan hanya prestasi, tapi juga motivasi untuk terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

BACA JUGA: Unjuk Rasa di Tasik Ciamis Banjar Polanya Sama, Siapa Mereka

Dengan capaian ini, BAZNAS Ciamis tidak hanya menjadi percontohan di Jawa Barat, tetapi juga di tingkat nasional dalam hal pengumpulan dan pengelolaan zakat berbasis teknologi.

Dikatakan Lili penghargaan BAZNAS Award 2025 menegaskan bahwa model pengelolaan ZIS yang dikembangkan BAZNAS Ciamis mampu menjadi contoh praktik terbaik tingkat nasional.

“Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut tidak hanya BAZNAS Kabupaten Ciamis kategori Special Award Pengumpulan UPZ Desa Terbaik, bahkan
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mendapatkan penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Digitalisasi Zakat.

Tidak hanya itu, Kabupaten Ciamis juga memborong sejumlah penghargaan lain diantaranya, Camat Baregbeg kategori Camat Pendukung Zakat Terbaik. Kepala Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah dalam kategori Kepala Desa Pendukung Zakat Terbaik. (Lintas Priangan/Nank).

Related Articles

Back to top button