Berita Ciamis

Polisi dan BPBD Pangkas Pohon Rawan di Jalur Nasional

lintaspriangan.com.  BERITA TASIKMALAYA. Upaya pemangkasan pohon yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya di Jalan Nasional RE Martadinata, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, melibatkan dukungan dari pihak kepolisian.

Langkah ini diambil untuk mengurangi potensi bahaya pohon tumbang yang dapat mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengendara, terutama saat cuaca buruk.

Kegiatan pemangkasan pohon yang berlangsung pada Rabu (18/12/2024) ini difokuskan pada beberapa titik di jalur nasional yang dianggap rawan. Jalan tersebut merupakan jalur utama yang kerap dilalui kendaraan berat maupun penumpang, sehingga kondisinya harus tetap aman dan lancar.

AKP Devi, Kanit Patroli Satuan Samapta Polres Tasikmalaya Kota, menjelaskan bahwa pihak kepolisian mendukung penuh kegiatan ini dengan menugaskan beberapa personel untuk membantu pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas.

“Kami turut membantu BPBD dalam pemangkasan pohon dengan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta evakuasi ranting pohon,” katanya kepada wartawan.

Selain itu, Devi juga menambahkan bahwa personel kepolisian tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga aktif dalam proses evakuasi ranting pohon yang telah dipotong.

“Kami mendukung seluruh proses ini sampai selesai demi keamanan bersama,” tegasnya.

Kasat Samapta Polres Tasikmalaya Kota, AKP Hartono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Sebagian personel kami membantu proses pemangkasan pohon, sementara yang lain mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan,” ujarnya.

Hartono juga menyampaikan bahwa pihaknya menerapkan sistem buka-tutup jalan selama pemangkasan berlangsung. Langkah ini dilakukan agar proses kerja tidak menghambat aktivitas pengguna jalan, mengingat jalur tersebut merupakan penghubung utama antara Kota Tasikmalaya dan Bandung.

Dari keterangan BPBD Kota Tasikmalaya, ada tiga pohon yang dipangkas di kawasan itu. Pohon-pohon tersebut dinilai lapuk dan berusia tua, bahkan ada yang posisinya terlalu menjorok ke jalan, sehingga berpotensi membahayakan pengendara.

“Kami memprioritaskan pohon yang sudah lapuk atau berisiko tumbang, terutama di kawasan yang banyak dilalui kendaraan berat,” kata salah satu petugas BPBD.

Bantuan dari pihak kepolisian juga diakui mempercepat proses pemangkasan. Dengan adanya personel yang mengatur arus lalu lintas, kendaraan yang melintas tetap dapat bergerak lancar meskipun jalur utama sempat diberlakukan sistem buka-tutup.

“Kehadiran polisi sangat membantu. Selain mengatur lalu lintas, mereka juga membantu kami mengevakuasi ranting-ranting yang sudah dipotong,” ujar petugas BPBD lainnya.

Seorang warga yang melintas di lokasi, Andi, mengaku merasa lebih aman setelah pohon-pohon tersebut dipangkas.

“Jalan ini sering saya lewati, terutama saat hujan. Dengan adanya pemangkasan ini, setidaknya risiko pohon tumbang bisa dikurangi,” katanya.

Selain Andi, pengemudi lain juga menyampaikan apresiasinya atas upaya ini. “Langkah ini sangat baik, apalagi jalur ini cukup padat. Kalau dibiarkan, pohon yang lapuk pasti membahayakan,” ujar Rina, salah satu pengemudi kendaraan pribadi.

BACA JUGA:

Kegiatan pemangkasan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memastikan keamanan jalur nasional di Kota Tasikmalaya. Pihak kepolisian dan BPBD juga berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam menangani potensi bahaya lain yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting, terutama untuk mengurangi risiko bencana dan menjaga keselamatan pengendara,” kata AKP Hartono menutup penjelasannya.

Dengan terselesaikannya pemangkasan di tiga titik rawan, arus lalu lintas di Jalan Nasional RE Martadinata kini kembali normal. Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang berharap kolaborasi serupa terus dilakukan untuk menjaga keamanan lingkungan. (AA Fauzylintaspriangan.com)


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button