Berita Ciamis

Peringati HPSN 2025, Pemkab Ciamis Bersihkan Sampah Leuwi Keris

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS,
Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, melakukan serangkaian kegiatan aksi bersih-bersih dan pilah sampah di sekitar bantaran Bendungan Leuwi Keris, Jumat (21/02/2025).

Kegiatan dengan mengusung tema HPSN 2025 yaitu “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih” itu menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam menangani permasalahan sampah.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pemkab Ciamis bersama stakeholder terkait seperti Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPSILHK), Perum Perhutani, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Penggiat lingkungan, Penggiat Adiwiyata dan Pemerintah Desa Handapherang Kecamatan Cijeungjing.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Dr. H Andang Firman Triyadi mengatakan, pentingnya pengelolaan sampah yang baik demi menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Menurutnya, peringatan Hari Sampah Nasional ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak buruk sampah jika tidak dikelola dengan baik.

Ia juga mengingatkan akan tragedi longsor TPA Leuwigajah pada tahun 2005 lalu yang menelan 17 korban jiwa harus menjadi pelajaran berharga. Jika tidak ada langkah konkret dalam pengelolaan sampah, maka dampaknya bisa lebih buruk dimasa depan.

“Pengelolaan sampah berbasis 3R serta ekonomi sirkular perlu diterapkan. Agar masalah sampah dapat tertangani dengan lebih baik,” katanya.

Dijelaskannya, kondisi sampah masih mencemari daerah aliran Sungai Citanduy dan Bendungan Leuwi Keris, untuk itu Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mengatasi permasalahan tersebut agar Ciamis tetap bersih dan sehat.

“Semoga dengan kesadaran kolektif dan semangat gotong royong, permasalahan sampah di Ciamis dapat dikendalikan,” ujarnya.

Menurut Andang, aksi bersih-bersih tersebut bertujuan untuk menginspirasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, tidak hanya saat peringatan HPSN saja tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tema Kolaborasi untuk Indonesia Bersih ini, kita semua diingatkan menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

“Semoga aksi ini dapat menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari,” ungkapnya.

Dikatakan Andang, selain membersihkan area sekitar bendungan, masyarakat juga diajak untuk lebih sadar dalam mengelola sampah dengan konsep 3R tersebut dan mendorong penerapan ekonomi sirkular. Momentum ini menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk menegaskan kembali pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Tidak hanya sekadar membersihkan, tetapi juga membangun kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan serta memanfaatkan sampah agar memiliki nilai ekonomi,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala DPRKPLH Ciamis, Okta Jabal Nugraha, S.T., M.T. mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka HPSN tahun 2025. HPSN diperingati setiap tanggal 21 Februari. Fokus utama dalam kegiatan tersebut adalah penanganan sampah anorganik yang sulit terurai secara alami, seperti sampah plastik.

“Kita masih belum bisa sepenuhnya menghilangkan penggunaan plastik, terutama di pasar. Namun yang bisa kita lakukan adalah mengurangi, mendaur ulang, dan menggunakan kembali plastik sesuai dengan konsep 3R yaitu Reduce, Reuse, Recycle,” katanya.

Dijelaskan Okta, HPSN bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi dorongan bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap sampah. Bendungan Leuwi Keris adalah aset penting bagi masyarakat, sehingga kita harus selalu menjaga kebersihannya.

“Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk menanamkan kebiasaan baik dalam pengelolaan sampah. Dengan kesadaran kolektif dan semangat gotong royong, permasalahan sampah di Ciamis dapat dikendalikan,” jelasnya.

Aksi bersih-bersih tersebut juga bertujuan untuk menginspirasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, tidak hanya saat peringatan HPSN tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan tema Kolaborasi untuk Indonesia Bersih ini, kita semua diingatkan menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Semoga aksi ini dapat menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari,” ungkapnya.

Selain membersihkan area sekitar bendungan, masyarakat juga diajak untuk lebih sadar dalam mengelola sampah dengan konsep 3R tersebut dan mendorong penerapan ekonomi sirkular.

BACA JUGA: Anthika Asmara Resmi Jadi Ketua PWI Kabupaten Ciamis Periode 2025-2028

“Kegiatan HPSN bukan sekadar seremonial, tetapi harus menjadi ajang untuk meningkatkan kepedulian terhadap sampah. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk menanamkan kebiasaan baik dalam mengelola sampah,” ungkapnya.

Okta juga mengajak seluruh stakeholder meningkatkan peran serta masyarakat, dunia usaha dan lainnya, dengan meningkatkan kesadaran juga kepedulian tidak membuang sampah sembarangan. Namun bagaimana mengurangi sampah dan sampah itu bisa bermanfaat atau memiliki nilai (Value) yang bernilai ekonomis.

Momentum ini menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk menegaskan kembali pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Tidak hanya sekadar membersihkan, tetapi juga membangun kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan serta memanfaatkan sampah agar memiliki nilai ekonomi.

“Mari kita manfaatkan momentum ini sebaik mungkin, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button