Kebakaran di Tasikmalaya: Gudang Penggilingan Padi di Kawalu Ludes

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa kebakaran hebat kembali terjadi di Tasikmalaya. Kali ini, si jago merah melalap sebuah Gudang Penggilingan Padi di Jalan Letjen Mashudi, Gunung Ranji RT. 002 RW. 014, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, pada Senin (17/11/2025) siang.
Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 12.40 WIB, saat aktivitas sedang berlangsung. Kepulan asap hitam tebal membubung tinggi dari lokasi kejadian, menarik perhatian warga sekitar yang segera melaporkan insiden tersebut.
Koordinator Lapangan Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, yang akrab disapa Om Prenk, mengkonfirmasi kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari seorang warga bernama Andri Andrian pada pukul 12.48 WIB.
“Kami terima laporan dan langsung menerjunkan Regu 1 dari mako. Tim berangkat pukul 12.50 WIB,” ujar Om Prenk saat dikonfirmasi di lokasi pemadaman.
Petugas Damkar tiba di lokasi kebakaran pada pukul 13.02 WIB, dengan total response time sekitar 14 menit. Saat tiba, api sudah dalam kondisi berkobar hebat, melahap hampir seluruh bangunan gudang milik Hj Ansori tersebut.
Diduga Api Berasal dari Mesin Menyambar Solar
Berdasarkan laporan kaji cepat dan keterangan saksi di lokasi, penyebab kebakaran di Tasikmalaya kali ini diduga kuat berasal dari masalah teknis pada mesin operasional.
Menurut Om Prenk, kronologis kejadian berawal dari munculnya api pada salah satu mesin penggilingan padi. Situasi menjadi tidak terkendali ketika api tersebut dengan cepat menyambar bahan bakar solar yang berada di dekatnya.
“Keterangan pelapor, api awalnya muncul di satu mesin penggilingan. Namun, api itu menyambar bahan bakar solar sehingga langsung membesar dengan cepat,” jelas Hendrik Setiana.
Kencangnya tiupan angin dan banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang penggilingan padi membuat api semakin sulit dikendalikan oleh warga. Petugas Damkar yang tiba langsung melakukan penanganan sesuai SOP.
“Kami turunkan dua unit, satu Unit Fire Truck 04 dan satu Water Supply 05. Fokus kami isolasi api agar tidak merembet ke bangunan lain, lalu pemadaman,” tambahnya.
Setelah berjibaku selama kurang lebih 43 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 13.45 WIB. Petugas melanjutkan proses pendinginan hingga tuntas pukul 14.15 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Belum Ditaksir
Om Prenk memastikan tidak ada korban jiwa, korban luka bakar, maupun luka fisik dalam musibah kebakaran gudang penggilingan padi ini. Saat kejadian, orang-orang yang berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri.
Meski demikian, dampak kerugian material diperkirakan sangat besar. Luas area yang terbakar mencapai 200 m², dan api berdampak ke seluruh sisi bangunan.
“Tingkat kerusakan berat. Untuk aset yang terselamatkan nihil, karena api melahap seluruh bagian gudang,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Damkar Kota Tasikmalaya menyatakan total kerugian aset akibat kebakaran ini belum dapat ditaksir dan masih dalam pendataan oleh pemilik.



