Dewan Juri Gapura Sri Baduga Tinjau Langsung Program Unggulan Kelurahan Sindangasa

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, menjadi lokasi tahapan verifikasi lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Provinsi Jawa Barat 2025.
Verifikasi lapangan dilakukan langsung oleh tim dewan juri Gapura Sri Baduga, yang langsung meninjau sejumlah titik unggulan di wilayah kelurahan, tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Tahapan verifikasi lapangan dilaksanakan setelah tahapan pemaparan, hal ini untuk memastikan, desa/kelurahan yang dinilai benar-benar memiliki kinerja istimewa dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Tujuannya antara lain, Memastikan keabsahan data yang disampaikan. Mengukur implementasi kebijakan dan program di lapangan. Melihat dampak nyata program unggulan terhadap masyarakat. Mengevaluasi kinerja pemerintahan desa/kelurahan secara menyeluruh.
Lurah Sindangrasa, Derry I.A.Y., S.STP., M.M., menjelaskan, tahapan penilaian diawali dengan pemaparan program unggulan, inovasi, serta sinergitas antara pemerintah kelurahan dengan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, tokoh agama, hingga lembaga kemasyarakatan.
“Setelah pemaparan, dewan juri datang langsung ke lapangan untuk membuktikan apa yang sudah kami sampaikan. Kunjungan ini bersifat silent, tanpa diketahui pihak kelurahan sebelumnya, sehingga apa yang dilihat merupakan kondisi nyata di masyarakat,” katanya, Sabtu (13/12/2025) di halaman kantor Kelurahan Sindangrasa.
Seperti diketahui, Kelurahan Sindangrasa yang mewakili Kabupaten Ciamis berhasil masuk lima besar hingga tahap pemaparan di ajang Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tahun 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat, bersaing dengan perwakilan dari Kota Cimahi, Kota Depok, Kota Cirebon, dan Kabupaten Bandung.

Dalam kunjungan tersebut, dewan juri meninjau beberapa lokasi di antaranya RW 9 dan RW 13. Menurutnya, masyarakat sudah merasakan manfaat program yang dijalankan, sehingga tanpa pengkondisian pun warga mampu menjelaskan langsung berbagai kegiatan yang berjalan.
“Alhamdulillah, masyarakat sudah siap karena program-program ini memang benar-benar berjalan dan dirasakan manfaatnya,” jelasnya.
Ia menyebutkan, dewan juri bekerja secara profesional tanpa seremoni maupun jamuan resmi. Penilaian dilakukan murni melalui dialog langsung dengan warga dan peninjauan lapangan.
Salah satu nilai utama yang ditonjolkan Kelurahan Sindangasa adalah budaya gotong royong. Hal tersebut terlihat ketika dewan juri mengunjungi RW 9, terlihat warga sedang melakukan kegiatan kebersihan lingkungan.
BACA JUGA: Ketum Persani Ciamis Lepas Kontingen Senam BK Porprov 2026
“Itu membuktikan nilai gotong royong di Kelurahan Sindangasa ini masih sangat kuat,” ungkapnya.
Selain itu, RW 9 juga dinilai memiliki kelengkapan program kemasyarakatan, seperti Kampung KB, Posyandu, PAUD, Bank Sampah, dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Bank Sampah dan KWT bahkan disebut pernah meraih prestasi di tingkat provinsi dan mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Sementara di RW 13, Posyandu Kelurahan Sindangasa menjadi salah satu keunggulan karena telah menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Saat ini terdapat 14 Posyandu yang aktif, termasuk Posyandu yang bersinergi dengan Polri.
“Penanganan stunting di Sindangasa juga dilakukan berbasis gotong royong, bukan semata mengandalkan bantuan anggaran. Hasilnya cukup signifikan, angka stunting berhasil turun dari 11 menjadi 6,” jelasnya.
Derry juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Bupati Ciamis, Dr. H Herdiat Sunarya serta berbagai perangkat daerah yang turut membantu melengkapi kekurangan selama proses penilaian.
“Terimakasih, mohon doa dan dukungannya. Kami serahkan sepenuhnya hasil penilaian kepada Allah SWT. Yang terpenting, program-program ini terus berjalan dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (NID)



