Dapat Penghargaan, Jadi Momentum Bandung Barat Perbaikan Pelayanan Publik

Penghargaan Bandung Barat memicu dorongan baru untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan layanan publik.
lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menerima penghargaan Bandung Barat dalam ajang Malam Apresiasi ESG Beritasatu 2025 di Jakarta. Penghargaan dengan kategori Social Empowerment & Welfare itu menempatkan Bandung Barat sebagai daerah yang dinilai mampu mengembangkan program sosial dan kesejahteraan masyarakat secara konsisten. Pencapaian tersebut menjadi penting karena hadir di tengah kebutuhan pemerataan pembangunan, terutama di wilayah selatan kabupaten yang selama ini tertinggal.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dan diterima langsung Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail. Pemerintah pusat dan pemimpin daerah lain turut hadir, menandai bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari pengakuan nasional atas inisiatif berbasis ESG — lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Jeje menyebut penghargaan Bandung Barat ini sebagai bentuk penghargaan atas kerja banyak orang. Menurut dia, pencapaian tersebut merupakan dorongan moral bagi pemerintah daerah agar pelayanan publik semakin merata dan dapat dirasakan seluruh warga.
Pemerintah Dorong Pemerataan Layanan Publik
Usai menerima penghargaan, Jeje menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memastikan dampaknya tidak berhenti pada panggung seremoni. Ia menyampaikan komitmen untuk memperluas program sosial dan memastikan layanan publik lebih mudah diakses warga, terutama di wilayah selatan Bandung Barat. Ketimpangan pembangunan antara utara dan selatan menjadi isu yang sudah lama diperbincangkan dan kembali mencuat setelah penghargaan Bandung Barat diterima.
“Pemerataan infrastruktur masih pekerjaan rumah. Bagian selatan harus dikejar agar tidak terus tertinggal,” kata Jeje.
Pernyataan itu menegaskan arah kebijakan yang lebih menitikberatkan pada mobilitas warga, konektivitas antarwilayah, dan pemerataan fasilitas dasar. Dengan infrastruktur yang lebih baik, pemerintah berharap perkembangan sosial dan ekonomi dapat berjalan lebih merata.
Jeje juga menyampaikan apresiasi kepada Beritasatu dan B-Universe karena penghargaan tersebut dianggap sebagai dorongan moral. Pengakuan publik seperti ini sering kali berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah, terutama ketika kebijakan yang dijalankan mulai terlihat hasilnya.
Baca juga: Catat! Berikut Jadwal Dokter di RSUD Tani Nelayan Tasikmalaya
Pada bagian lain, Jeje menyebut bahwa penguatan program pemberdayaan masyarakat akan menjadi fokus dua tahun ke depan. Pemerintah akan memperluas jejaring kolaborasi dengan sektor swasta, organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk mempercepat pembangunan sosial. Tujuannya memastikan warga tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga aktor yang menggerakkan ekonomi lokal.
Tantangan dan Arah Kebijakan Setelah Penghargaan
Meski apresiasi nasional diterima, dalam konteks tata kelola pemerintahan, penghargaan bukan akhir dari persoalan. Bandung Barat memiliki tantangan struktural yang tidak ringan. Ketimpangan wilayah, akses kesehatan, dan pemerataan fasilitas pendidikan masih menjadi isu mendasar. Penguatan kapasitas aparatur juga masih diperlukan agar program-program sosial berjalan efektif.
Penghargaan ESG yang diberikan Beritasatu memuat pesan bahwa pemerintah daerah harus terus memperbaiki tata kelola. Dalam kerangka ESG, kategori Social Empowerment & Welfare menuntut komitmen pada konsistensi pelaksanaan, bukan sekadar pengakuan.
Dari sisi pelayanan publik, pemerintah daerah disebut harus memperkuat digitalisasi layanan untuk memangkas waktu pengurusan administrasi. Dengan penduduk yang tersebar di wilayah luas, layanan digital menjadi salah satu cara untuk menutup ketimpangan akses.
Selain itu, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, air bersih, dan ruang publik masih menjadi sorotan masyarakat. Komitmen yang disampaikan Jeje pada malam penghargaan akan diuji pada pelaksanaan anggaran tahun berikutnya. Konsistensi eksekusi menjadi faktor kunci agar penghargaan Bandung Barat tidak berhenti pada simbol, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan nyata.
Acara Malam Apresiasi ESG Beritasatu 2025 diselenggarakan untuk mengapresiasi pemimpin daerah serta sektor swasta yang dianggap mampu menghadirkan inovasi dan kebijakan berdampak. Dengan banyaknya kepala daerah dan menteri yang hadir, acara tersebut memperlihatkan bahwa pengakuan atas kinerja sosial bukan lagi hal pinggiran, melainkan bagian dari parameter tata kelola modern di Indonesia.
Penghargaan Bandung Barat jadi momentum memperkuat pelayanan publik dan pemerataan pembangunan agar warga merasakan dampak langsung. (MD)



