Berita Bandung

Korban Longsor Cisarua Bertambah, Sudah 16 Kantong Jenazah

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Operasi pencarian korban Longsor Cisarua di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ketiga pada Minggu (25/1/2026). Berdasarkan laporan lapangan Mulyono, wartawan Lintas Priangan di Bandung, hingga pukul 12.00 WIB tim gabungan telah menemukan 16 kantong jenazah dari lokasi bencana.

Mulyono melaporkan, longsor yang terjadi di kawasan perbukitan tersebut memiliki panjang areal terdampak sekitar tiga kilometer, dengan material tanah dan bebatuan menimbun sedikitnya 34 rumah warga yang berada di jalur longsoran. Kondisi ini membuat proses pencarian korban menjadi sangat kompleks, karena titik pencarian tersebar dan tidak terpusat di satu lokasi saja.

Menurutnya, tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih terus bekerja di tengah medan berat dan kondisi tanah yang labil. Ketebalan material longsor serta risiko pergerakan tanah susulan membuat proses evakuasi harus dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian.


Temuan 16 Kantong Jenazah, Proses Identifikasi Berjalan Bertahap

Mulyono mencatat bahwa hingga Minggu siang, total 16 kantong jenazah telah berhasil dievakuasi dari area terdampak Longsor Cisarua. Jumlah tersebut bertambah dibandingkan data awal pada hari-hari pertama pencarian.

Seluruh jenazah yang ditemukan dievakuasi ke Puskesmas Pasirlangu yang difungsikan sebagai pos penanganan korban. Di lokasi tersebut, proses identifikasi dilakukan sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

Dari laporan lapangan, sebagian korban telah berhasil dikenali dan diserahkan kepada keluarga. Namun, beberapa jenazah lainnya masih menunggu proses lanjutan karena kondisi korban yang tidak seluruhnya ditemukan dalam keadaan utuh.

Pada hari yang sama, tim kembali menemukan tambahan jenazah dari sejumlah titik pencarian di sepanjang jalur longsoran. Proses pendataan dan pencocokan identitas terus dilakukan secara cermat untuk memastikan keakuratan data korban, mengingat luasnya area terdampak dan banyaknya rumah yang tertimbun.


113 Warga Terdampak, Puluhan Masih Diduga Tertimbun

Berdasarkan pendataan terbaru yang dihimpun Mulyono di lapangan, jumlah warga terdampak Longsor Cisarua tercatat sebanyak 113 orang. Dari jumlah tersebut, 23 orang dinyatakan selamat. Dengan demikian, sekitar 90 orang masuk dalam kategori korban terdampak langsung.

Dari total tersebut, 16 korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Artinya, masih terdapat puluhan warga yang hingga kini belum ditemukan dan diduga masih tertimbun material longsor, terutama di area rumah-rumah yang berada di sepanjang lintasan longsor sejauh tiga kilometer tersebut.

Mulyono melaporkan bahwa alat berat telah dikerahkan untuk membantu membuka timbunan tanah dan puing bangunan. Namun, penggunaan alat berat dilakukan secara terbatas karena struktur tanah di lokasi masih belum stabil. Setiap pergerakan alat dan personel dipantau ketat untuk menghindari risiko longsor susulan.

Selain pencarian korban, tim gabungan juga melakukan pendataan lanjutan terhadap rumah terdampak. Dari hasil sementara, 34 rumah dipastikan tertimbun, sementara beberapa bangunan lain mengalami kerusakan berat dan tidak lagi layak huni.

Hingga hari ketiga pascakejadian, operasi pencarian korban Longsor Cisarua masih terus dilanjutkan. Mulyono menyebutkan, proses evakuasi akan tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan petugas serta menyesuaikan kondisi cuaca dan stabilitas tanah di lokasi bencana. (HS)

Related Articles

Back to top button