lintaspriangan.com, OLAHRAGA. PSGC Ciamis harus mengakhiri putaran pertama Pegadaian Championship 2026/2027 dengan kekalahan setelah takluk 1-2 dari PSPS Pekanbaru dalam pertandingan di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu malam, 8 November 2026. Hasil tersebut membuat PSGC Ciamis menutup sembilan pertandingan pertama dengan koleksi tujuh poin.
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Laskar Singacala untuk memperbaiki performa pada putaran berikutnya. Padahal, PSGC sempat unggul lebih dahulu melalui gol cepat Johan Josue Bonilla Calderon ketika pertandingan baru berjalan sekitar satu menit. Namun, PSPS berhasil membalikkan keadaan dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Gol Cepat Belum Cukup Menyelamatkan PSGC
Johan Josue Bonilla Calderon membawa PSGC unggul pada awal pertandingan. Gol tersebut sempat memberi harapan bagi tim asal Kabupaten Ciamis untuk membawa pulang poin dari kandang PSPS.
Namun, tuan rumah mampu merespons ketertinggalan. Pramudya Trenady mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-23. PSPS kemudian berbalik unggul melalui tendangan penalti Toninho pada menit ke-36.
PSGC berusaha mengejar ketertinggalan setelah memasuki babak kedua. Sejumlah upaya dilakukan untuk mendapatkan gol penyeimbang, tetapi hingga pertandingan berakhir skor tetap 2-1 untuk kemenangan PSPS Pekanbaru.
PSGC Harus Berbenah pada Putaran Berikutnya
Berdasarkan rekapitulasi klasemen yang diberitakan setelah pertandingan, PSGC Ciamis menempati peringkat kesembilan Grup A dengan tujuh poin dari sembilan pertandingan.
Rinciannya, PSGC mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan enam kekalahan. Tim tersebut juga mencetak delapan gol dan kebobolan 15 gol sepanjang putaran pertama.
Sementara itu, kemenangan atas PSGC membuat PSPS Pekanbaru mengumpulkan 22 poin dan menempati posisi teratas klasemen sementara Grup A. PSPS unggul dua poin atas PSMS Medan setelah menyelesaikan sembilan pertandingan.
Hasil putaran pertama menjadi bahan evaluasi bagi PSGC sebelum menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya. Tim berjuluk Laskar Singacala itu perlu memperbaiki konsistensi permainan agar dapat memperbaiki posisi di klasemen.
Kekalahan dari PSPS sekaligus menegaskan bahwa PSGC masih memiliki pekerjaan untuk meningkatkan efektivitas serangan dan menjaga keunggulan ketika menghadapi tekanan lawan. (NS/AS)
